Inovasi Pemkab Buleleng: Samsat Keliling Jangkau Pelosok Desa, Tingkatkan Pendapatan Daerah
Pemerintah Kabupaten Buleleng meluncurkan inovasi Samsat Keliling untuk menjangkau masyarakat di pelosok desa, memastikan pembayaran pajak kendaraan bermotor lebih mudah dan cepat, serta mendongkrak pendapatan daerah.
Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, meluncurkan layanan Mobil Samsat Keliling sebagai upaya strategis untuk memaksimalkan pendapatan daerah. Inisiatif ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemkab Buleleng dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan merata bagi seluruh warganya.
Peluncuran perdana Mobil Samsat Keliling ini dilakukan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di arena Car Free Day Singaraja pada Minggu, 24 Mei. Acara tersebut menandai dimulainya era baru kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat Buleleng.
Layanan jemput bola ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa, memastikan pembayaran pajak kendaraan bermotor tidak lagi terkendala oleh jarak maupun waktu. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran serta kepatuhan wajib pajak di wilayah Kabupaten Buleleng.
Memudahkan Akses Pembayaran Pajak bagi Warga Pedesaan
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menjelaskan bahwa inovasi layanan Samsat Keliling Buleleng ini merupakan solusi praktis bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau akses ke kantor Samsat. Dengan sistem jemput bola, proses pembayaran pajak diharapkan menjadi lebih efisien tanpa harus mengantre panjang.
Masyarakat di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut diajak untuk memanfaatkan mobil Samsat Keliling yang akan beroperasi secara terjadwal. Warga hanya perlu menunggu jadwal kunjungan ke wilayah desa masing-masing untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Inisiatif ini secara signifikan mendekatkan pelayanan publik, menjadikannya lebih transparan dan responsif terhadap kebutuhan warga. Pemkab Buleleng berkomitmen untuk terus berinovasi demi kemudahan dan kenyamanan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Mendongkrak Pendapatan Daerah dan Pembangunan Berkelanjutan
Pajak kendaraan bermotor merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat vital bagi Pemkab Buleleng. Dana yang terkumpul dari pajak ini akan dialokasikan untuk pembiayaan berbagai sektor penting, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
Dengan kemudahan layanan yang ditawarkan oleh Samsat Keliling Buleleng, Pemkab Buleleng berharap dapat mendongkrak tingkat kepatuhan wajib pajak. Peningkatan kepatuhan ini secara langsung akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah.
Peningkatan pendapatan daerah sangat krusial untuk mewujudkan pembangunan Buleleng yang berkelanjutan, sesuai dengan visi pemerintah daerah. Setiap pembayaran pajak yang dilakukan masyarakat akan kembali dalam bentuk fasilitas dan layanan publik yang lebih baik.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal
Rencananya, Mobil Samsat Keliling akan beroperasi secara terjadwal di berbagai lokasi strategis, termasuk kecamatan-kecamatan, pasar tradisional, hingga pusat keramaian. Antusiasme warga terlihat jelas sejak peluncuran perdananya di Car Free Day Singaraja, di mana puluhan masyarakat langsung memanfaatkan layanan tersebut.
Peluncuran layanan ini ditandai dengan prosesi adat memercikkan tirta atau air suci dan pemecahan kendi, sebuah simbol harapan baik. Prosesi tersebut dihadiri oleh Kepala Bappenda Provinsi Bali, Kepala Bappenda Kabupaten Buleleng, perwakilan Jasa Raharja, unsur Kepolisian, serta Kepala BPD Bali Cabang Singaraja.
Kehadiran mobil Samsat Keliling merupakan hasil sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Buleleng, Pemerintah Provinsi Bali, Kepolisian, Jasa Raharja, dan BPD Bali. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sumber: AntaraNews