Unik! Ada Bonus Minyak Goreng, 22 Kendaraan Langsung Lunas Pajak Lewat Layanan Samsat Keliling Gorontalo
Samsat Boalemo menghadirkan Layanan Samsat Keliling di pasar murah bersubsidi, menawarkan bonus menarik untuk wajib pajak dan berhasil melunasi PKB 22 kendaraan.
Badan Keuangan Provinsi Gorontalo melalui kantor Samsat Boalemo telah menghadirkan inovasi pelayanan publik yang menarik perhatian masyarakat. Pada Jumat, 31 Oktober, mereka membuka layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) langsung di lokasi pasar murah bersubsidi di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo. Inisiatif ini bertujuan untuk mendekatkan akses pembayaran pajak kepada wajib pajak, sekaligus memberikan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya.
Pelayanan pembayaran PKB ini dilakukan menggunakan Mobil Samsat Keliling, yang beroperasi sejak pagi hari hingga berakhirnya kegiatan pasar murah tersebut. Kehadiran mobil ini memungkinkan masyarakat di wilayah terpencil untuk melunasi kewajiban pajak kendaraan mereka tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor Samsat. Langkah proaktif ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa tugas pemerintah adalah melayani masyarakat secara maksimal. Dengan adanya Mobil Samsat Keliling, masyarakat tidak perlu lagi kesulitan untuk datang ke kantor Samsat di Boalemo, sehingga proses pembayaran pajak menjadi lebih efisien dan mudah dijangkau. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak di Gorontalo.
Inovasi Pelayanan Samsat Keliling di Pasar Murah
Untuk menarik minat wajib pajak, Samsat Boalemo tidak hanya mendekatkan layanan, tetapi juga memberikan insentif khusus. Setiap wajib pajak yang melunasi PKB melalui Mobil Samsat Keliling di pasar murah berkesempatan mendapatkan bonus menarik. Bonus tersebut berupa minyak goreng kemasan satu liter dan kupon untuk berbelanja di pasar murah bersubsidi.
Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan bahwa pemberian bonus ini merupakan salah satu daya tarik agar masyarakat lebih termotivasi untuk membayar dan melunasi PKB. "Tugas pemerintah itu melayani masyarakat. Oleh karena itu dengan Mobil Samsat Keliling ini kami mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang akan membayar pajak kendaraannya," ujar Gusnar. Ia menambahkan, "Jadi masyarakat di sini tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Samsat di Boalemo.”
Layanan yang dimulai sejak pagi hari tersebut mendapatkan sambutan positif dari warga setempat. Kehadiran Mobil Samsat Keliling di tengah keramaian pasar murah menjadi kesempatan emas bagi masyarakat untuk menunaikan kewajiban pajaknya. Inovasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memahami kebutuhan dan memberikan solusi konkret bagi warganya.
Antusiasme Warga dan Capaian Target PKB
Antusiasme masyarakat terhadap layanan Samsat Keliling ini terlihat dari jumlah wajib pajak yang memanfaatkan fasilitas tersebut. Pada hari pelaksanaan di Desa Buti, tercatat sebanyak 22 kendaraan berhasil melunasi PKB mereka. Dari jumlah tersebut, 17 di antaranya adalah kendaraan roda dua dan lima lainnya merupakan kendaraan roda empat, menunjukkan partisipasi yang merata dari berbagai jenis kendaraan.
Pelaksana tugas Kepala Samsat Boalemo, Rahman Bidjuni, menyatakan rasa syukurnya atas respons positif dari warga. "Alhamdulillah warga memanfaatkan layanan Mobil Samsat Keliling ini untuk membayar dan melunasi PKB," kata Rahman Bidjuni. Ia juga menjelaskan bahwa dari total 22 kendaraan yang melunasi PKB, lima unit di antaranya adalah mobil, menandakan jangkauan layanan yang efektif.
Rahman Bidjuni menambahkan bahwa Mobil Samsat Keliling rutin memberikan pelayanan setiap harinya di berbagai lokasi strategis. Layanan ini tidak hanya hadir di pasar harian di wilayah Kabupaten Boalemo, tetapi juga di tempat-tempat keramaian lainnya seperti depan gerai modern. Strategi ini memastikan bahwa akses pembayaran PKB selalu mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, target PKB tahun ini ditetapkan sebesar Rp87,9 miliar. Hingga saat ini, realisasi penerimaan PKB telah mencapai Rp84,4 miliar, atau sekitar 96,06 persen dari target yang ditetapkan. Sementara itu, untuk target Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp75,1 miliar, capaiannya adalah Rp62,2 miliar atau 82,9 persen.
Sumber: AntaraNews