Hasil Sidang Etik Kematian Dosen Untag: AKBP Basuki Resmi Dipecat
Kuasa Hukum Keluarga Levi, Zaenal Petir mengatakan bahwa ada tiga pertimbangan utama yang membuat majelis memutuskan Basuki dipecat dari kedinasan.
AKBP Basuki, polisi yang diduga memiliki hubungan dengan dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di Mapolda Jawa Tengah, Rabu (3/12).
Kuasa Hukum Keluarga Levi, Zaenal Petir mengatakan bahwa ada tiga pertimbangan utama yang membuat majelis memutuskan Basuki dipecat dari kedinasan.
"Basuki dinilai melakukan perbuatan tercela yang menurunkan citra Polri. Dia terbukti tidur bersama perempuan yang bukan istri atau bukan memiliki hubungan keluarga. Dan Basuki dijatuhi hukuman penempatan dalam Patsus selama 30 hari," kata Zainal.
Bahwa dalam sidang, pendamping Basuki sempat mengajukan pembelaan. Selama bertugas, Basuki tidak pernah memiliki catatan pelanggaran disiplin. Istri Basuki juga menyatakan siap menerima kembali dan berharap suaminya tidak dijatuhi PTDH.
Penuntut dari Bidang Propam menyatakan tidak ada yang dianggap meringankan, mengingat perbuatan Basuki dinilai mencoreng citra Polri dan kasus ini telah viral.
Dalam persidangan, Basuki mengaku mengenal Levi sejak 2016, namun hubungan mereka kembali intens pada 2025. Kemudian, ia juga mengakui pernah memasukkan Levi ke dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Alasan Masuk KK
Kepada majelis alasannya memasukkan satu Kartu Keluarga (KK) lantaran rasa kasihan karena Levi datang ke Semarang tanpa saudara dan merupakan yatim piatu, sehingga ingin membantunya mencari pekerjaan.
Adanya fakta baru yang muncul dalam sidang terkait kondisi Levi sebelum meninggal di sebuah hotel di Semarang. Menurut pengakuan Basuki, sekitar pukul 00.00 Levi sudah terlihat sesak napas.Namun Basuki mengaku terlalu lelah sehingga tertidur.
"Ketika sudah bangun sekitar pukul 04.00, Levi sudah dalam kondisi meninggal dunia," terangnya.
Kenapa Tidak Memanggil Dokter?
"Tindakan itu dipertanyakan oleh Majelis Etik mengapa Basuki tidak melakukan tindakan apapun seperti memanggil dokter atau ambulans. Basuki menjawab bahwa dirinya sedang kalut, tidak fokus, dan kelelahan karena dua hari menjaga Levi yang disebut mengalami keluhan kesehatan sebelumnya.
Terkait kondisi Levi yang ditemukan tanpa busana. Menurut Zaenal, Basuki tidak dapat memberikan penjelasan ketika ditanya mengapa pakaian Levi terlepas, padahal sebelumnya Levi disebut masih mengenakan kaos dan celana training saat akan tidur.
"Makanya saya ada keanehan ketika Komisi Kodetik tanya pun kan tanya, "Apa kenapa waktu itu kok tidak berpakaian?" Dia ya juga tidak tahu. Ketika tersengal-sengal itu ditanya, "Loh, kenapa kok bajunya. dilepas?" Itu tidak jawab, tapi terus tersengal-sengal, akhirnya dia tertidur, katanya gitu. Berarti ada pembiaran terkait dengan itu," tutupnya.