Kuasa Hukum Keluarga Dosen Untag Levi Desak Polda Jateng Buka Hasil Otopsi: Kalau Sudah Ada Kenapa Ditutup-tutupi?

Sebaiknya hasilnya segera dibuka agar penyebab kematian Levi bisa jelas.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Kuasa Hukum Keluarga Dosen Untag Levi Desak Polda Jateng Buka Hasil Otopsi: Kalau Sudah Ada Kenapa Ditutup-tutupi?
Dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Dwinanda Linchia Levi (Merdeka.com)

Kuasa Hukum keluarga dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang Dwinanda Linchia Levi, Ahmad Zainal Abidin Petir, mendesak Polda Jateng mengungkap hasil otopsi kematian dosen Dwinanda Linchia Levi. Sebab, hasil otopsi sudah keluar, namun tak kunjung dibuka.

"Kalau sudah ada hasilnya kenapa ditutup-tutupi? Kami belum diberitahu hasil otopsi keluar atau belum," kata Zainal Petir saat dikonfirmasi, Jumat (5/12).

Dia menyebut hasil otopsi yang keluar bakal menjadi bahan kajian penyidik Ditrektorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng. Namun, sebaiknya hasilnya segera dibuka agar penyebab kematian Levi bisa jelas.

"Hasil otopsi masih bahasa kedokteran. Dari berita acara pemeriksaan untuk dibahasakan ke umum. Harapannya polisi harus segera menyampaikan, biar kematian korban jelas, termasuk unsur pidana AKBP Basuki,” ungkapnya.

Polda Jateng: Hasil Otopsi Masih Dalam Tulisan Medis, Perlu Diterjemahkan

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto masih belum bisa menjelaskan hasil otopsi kematian Levi yang sudah keluar. Sebab, saat ini masih menjadi bahan pendalaman penyidikan.

"Masih proses verbal. Saat ini masih dalam tulisan kalimat medis, perlu diterjemahkan,” kata Artanto.

Karena itu, ia belum bisa komentar banyak soal dugaan-dugaan yang beredar di masyarakat terkait adanya pecah jantung Levi. Termasuk terkait darah yang ada di perut dan paha dosen Untag Semarang saat ditemukan tewas itu.

"Hasil otopsi akan disampaikan penyidik. Nanti ada Dirkrimum dan Foreksik yang akan menjelaskan,” pungkasnya.

AKBP Basuki Dipecat

Kematian Dosen Untag, AKBP Basuki Ditahan Karena Tinggal Serumah dengan Wanita Bukan Istrinya
Jenazah dosen perempuan Untag Semarang. (SCTV) © 2025 Liputan6.com

Diketahui, Dwinanda Linchia Levi (35) merupakan dosen Untag Semarang yang ditemukan meninggal dunia tanpa busana di sebuah kamar hotel di Jalan Telaga Bodas Raya, Gajahmungkur, Semarang, pada Senin 17 November 2025. Saat kejadian, AKBP Basuki juga berada di kamar yang sama dengan korban.

AKBP Basuki pun telah dijatuhi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH) atau dipecat saat sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada Rabu 3 Desember 2025. Namun, Perwira Dalmas Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah (Jateng) itu mengajukan banding ke Markas Besar (Mabes) Polri.

Rekomendasi