Dukungan Pemprov Gorontalo untuk Program Pangan DPR RI Tekan Inflasi Jelang Idul Adha
Pemerintah Provinsi Gorontalo menegaskan dukungan penuh terhadap program pangan anggota DPR RI, termasuk penyaluran ribuan paket sembako, guna membantu masyarakat dan menekan inflasi menjelang Idul Adha.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyatakan dukungan penuh terhadap program pangan yang digagas oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dukungan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie setelah menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Program ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang perayaan Idul Adha.
Pada Sabtu (23/5), Wagub Idah Syahidah mewakili anggota DPR RI Komisi XII, Rusli Habibie, menyerahkan 200 paket sembako di Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo. Penyaluran ini merupakan bagian dari total 2.500 paket yang akan didistribusikan secara bertahap di berbagai wilayah Gorontalo. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.
Sebelumnya, bantuan serupa telah disalurkan di Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo, dengan Kabupaten Boalemo menjadi titik distribusi selanjutnya. Inisiatif ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat. Selain itu, program ini juga berperan penting dalam upaya pemerintah daerah menekan laju inflasi, khususnya menjelang hari raya besar.
Penyaluran Bantuan Sembako dan Dampaknya
Penyaluran bantuan paket sembako ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat Gorontalo. Setiap paket bantuan berisi tujuh jenis kebutuhan pokok yang telah dipastikan layak konsumsi dan dalam kondisi baik. Jenis bantuan ini meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, satu buah susu kaleng, lima bungkus mie instan, dan satu dus teh.
Selain bahan pangan, setiap penerima manfaat juga mendapatkan uang tunai. Dana ini diberikan sebagai pengganti biaya transportasi, memastikan bahwa bantuan dapat diakses tanpa memberatkan penerima. Total 2.500 paket sembako akan disalurkan secara bertahap di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, menunjukkan skala program yang cukup luas.
Wakil Gubernur Idah Syahidah menekankan bahwa bantuan ini adalah bentuk perhatian dan kepedulian. “Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menekan angka inflasi, khususnya menjelang hari raya Idul Adha,” kata Idah.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat dalam Program Pangan
Pemprov Gorontalo secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program yang dijalankan oleh para anggota DPR RI dari daerah pemilihan Gorontalo. Dukungan ini mencakup program-program yang sesuai dengan komisi dan daerah pemilihan masing-masing anggota. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dianggap krusial untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Idah Syahidah menjelaskan bahwa ada tiga perwakilan anggota DPR RI dari Gorontalo di tingkat pusat. “Di pusat ada tiga perwakilan anggota DPR RI dari Gorontalo, yang tentunya memiliki program sesuai komisi dan daerah pemilihan masing-masing. Pemerintah Provinsi tentu mendukung penuh karena seluruh program itu bertujuan membantu masyarakat Gorontalo,” katanya. Ini menunjukkan koordinasi yang baik antara eksekutif daerah dan legislatif pusat.
Dukungan ini bukan hanya sekadar pernyataan, melainkan juga implementasi di lapangan. Program pangan yang dijalankan oleh anggota DPR RI dianggap sangat membantu pemerintah daerah. Terutama dalam situasi di mana anggaran daerah mungkin terbatas untuk program-program serupa, seperti yang diungkapkan oleh Wakil Bupati Boalemo.
Apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Boalemo
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang telah disalurkan kepada masyarakat di wilayahnya. Menurut Lahmudin, bantuan ini sangat berarti dan membantu masyarakat di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Apresiasi ini mencerminkan dampak positif program tersebut di tingkat lokal.
Lahmudin menjelaskan kondisi anggaran daerah. “Tahun lalu Pemerintah Kabupaten Boalemo masih memiliki anggaran untuk pelaksanaan pasar murah, namun tahun ini karena adanya efisiensi anggaran, kami belum sempat menganggarkan kegiatan tersebut. Alhamdulillah Pak Rusli Habibie bersama Ibu Idah dan Pemerintah Provinsi hadir membantu masyarakat Boalemo,” kata Lahmudin. Keterangan ini memperjelas urgensi bantuan dari pusat.
Bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat secara langsung. Namun juga menunjukkan solidaritas antarlembaga pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung kesejahteraan warga Gorontalo di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews