Unik! Polda Sulbar dan DKP Sulbar Tebar 5.000 Bibit Nila, Wujudkan Kemandirian Pangan Lewat Program Pekarangan Pangan Bergizi

Polda Sulawesi Barat dan DKP Sulbar berkolaborasi meluncurkan program Pekarangan Pangan Bergizi, menebar ribuan bibit ikan nila untuk ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Simak selengkapnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Unik! Polda Sulbar dan DKP Sulbar Tebar 5.000 Bibit Nila, Wujudkan Kemandirian Pangan Lewat Program Pekarangan Pangan Bergizi
Polda Sulawesi Barat dan DKP Sulbar berkolaborasi meluncurkan program Pekarangan Pangan Bergizi, menebar ribuan bibit ikan nila untuk ketahanan pangan dan gizi masyarakat. Simak selengkapnya! (AntaraNews)

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) setempat meluncurkan inisiatif penting untuk memperkuat ketahanan pangan regional. Program ini, yang diberi nama Pekarangan Pangan Bergizi, bertujuan membangun kemandirian pangan langsung dari pekarangan masyarakat. Peluncuran ini dilakukan di lingkungan Polda Sulbar, Mamuju, pada Jumat, 11 Oktober, menandai langkah awal kolaborasi strategis antar lembaga.

Inisiatif tersebut merupakan bagian integral dari visi Panca Daya pemerintah daerah yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Barat, berfokus pada pembangunan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan, program ini diharapkan dapat secara langsung menyentuh aspek-aspek krusial dalam upaya peningkatan gizi dan ekonomi lokal. Langkah konkret pertama program ini ditandai dengan penebaran ribuan bibit ikan.

Sebanyak 5.000 ekor bibit ikan nila ditebar di kolam yang berlokasi di lingkungan Polda Sulbar, menjadi simbol dimulainya program Pekarangan Pangan Bergizi. Kegiatan ini tidak hanya sekadar penebaran benih, melainkan juga menjadi fondasi bagi upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi DKP dan Polda Sulbar ini diharapkan menciptakan model percontohan bagi daerah lain.

Kepala DKP Provinsi Sulbar, Suyuti Marzuki, menjelaskan bahwa program Pekarangan Pangan Bergizi sejalan dengan visi Panca Daya pemerintah daerah. Visi ini berupaya membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai sektor. Pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan dan gizi secara mandiri merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Suyuti Marzuki menegaskan bahwa program ini secara langsung menyentuh aspek Daya dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi dengan Polda Sulbar menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengimplementasikan visi tersebut. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi komunitas.

Sebagai langkah awal yang konkret, program ini ditandai dengan penebaran 5.000 ekor bibit ikan nila di kolam yang terletak di lingkungan Polda Sulbar. Penebaran bibit ikan ini bukan hanya simbolis, tetapi juga menjadi fondasi untuk pengembangan lebih lanjut. Diharapkan kolam ini menjadi contoh nyata pemanfaatan lahan terbatas.

Suyuti Marzuki menekankan bahwa tujuan utama dari kolam tersebut bukan hanya sebagai sumber pangan semata. Lebih dari itu, kolam ini juga berfungsi sebagai sarana untuk berbagi ilmu dan pengetahuan antara DKP dan Polda Sulbar. "Inti dari pembuatan kolam 'pekarangan pangan bergizi ini adalah berbagi ilmu antara DKP dan Polda Sulbar," ujarnya.

Kapolda Sulbar, Inspektur Jenderal Polisi Adi Deriyan Jayamarta, menyambut baik program ini sebagai langkah awal yang sangat positif. Ia menyatakan bahwa program tersebut merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian pangan dan gizi di wilayahnya. "Saat ini kita baru melaksanakan proses pembesaran," jelas Adi Deriyan.

Ke depan, Kapolda Adi Deriyan berencana mengembangkan program ini ke tahap yang lebih kompleks, yaitu proses pembenihan. Rencana ini akan dilaksanakan bersama DKP Sulbar, yang telah memberikan saran dan masukan sejak awal pembuatan kolam. Sinergi ini menunjukkan komitmen jangka panjang kedua belah pihak.

Momen setelah penebaran benih tidak hanya diisi dengan kegiatan formal, tetapi juga memperkuat hubungan antar lembaga. Kapolda Sulbar mengajak Kepala DKP Sulbar dan staf untuk menikmati hidangan khas favoritnya. Hal ini dilakukan sambil menikmati pemandangan asri halaman perkantoran Polda Sulbar, menciptakan suasana kebersamaan.

Adi Deriyan menjelaskan bahwa momen tersebut bukan sekadar jamuan makan biasa. "Momen ini bukan sekadar jamuan makan, tetapi merupakan penguatan dari sisi psikososial dan lingkungan," katanya. Ini menunjukkan bahwa program Pekarangan Pangan Bergizi juga memiliki dimensi sosial dan lingkungan yang kuat.

Dengan dimulainya program ini, Polda Sulbar tidak hanya menargetkan panen ikan di masa depan. Lebih dari itu, mereka juga berharap dapat memanen ilmu, sinergi, dan ketahanan gizi yang berkelanjutan. "Melalui program pekarangan pangan ini, kita tidak hanya memanen ikan, tetapi lebih dari itu, bagaimana kita memanfaatkan lingkungan pekarangan, baik rumah maupun kantor untuk memperkuat ketahanan pangan," tegas Adi Deriyan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi