Wagub Idah Syahidah Jadi Juri Kehormatan Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026, Tekankan Literasi
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie didapuk sebagai juri kehormatan pada Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026, menekankan pentingnya literasi dan wawasan luas bagi para finalis.
Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengukir momen istimewa saat didapuk menjadi juri kehormatan pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Acara bergengsi ini berlangsung di Kantor Bahasa, menandai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan bahasa dan literasi di Gorontalo.
Kehadiran Wagub Idah Syahidah, yang semula hanya mewakili pemerintah daerah, menjadi sorotan utama setelah beliau turut aktif dalam proses penilaian para finalis. Perannya sebagai juri kehormatan memberikan bobot tersendiri bagi ajang pencarian talenta muda yang akan menjadi representasi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Idah Syahidah menyampaikan pesan penting mengenai kualitas yang harus dimiliki seorang Duta Bahasa. Ia menekankan bahwa penampilan menarik dan kemampuan berbicara di depan umum saja tidak cukup, melainkan harus dibarengi dengan kecerdasan intelektual dan wawasan luas.
Pentingnya Literasi dan Wawasan Luas bagi Duta Bahasa
Idah Syahidah menegaskan bahwa fondasi utama bagi generasi muda yang akan membawa nama daerah adalah kecerdasan intelektual, wawasan luas, dan budaya membaca. Pesan ini disampaikan langsung kepada para finalis, menggarisbawahi esensi peran Duta Bahasa yang lebih dari sekadar representasi fisik.
“Ibu titip pesan mulai sekarang banyaklah membaca. Membaca, membaca, membaca itu adalah modal kalian. Selain mendapatkan pengalaman dari orang lain, membaca bagi saya tetap menjadi guru terbaik untuk kita,” ujar Wagub Idah Syahidah, menekankan pentingnya kebiasaan membaca sebagai sumber ilmu.
Beliau juga mengingatkan para finalis Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026 agar tidak hanya mengandalkan informasi instan dari internet. Kebiasaan membaca buku secara mendalam dinilai mampu membentuk pola pikir kritis serta memperkaya wawasan yang sangat diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai Duta Bahasa.
Peran Duta Bahasa dalam Mempromosikan Gorontalo
Selain menyoroti pentingnya literasi, Wagub Idah Syahidah juga berharap para finalis dapat menjadi generasi muda yang kreatif, adaptif, dan mampu berkolaborasi. Kemampuan ini diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai sektor, termasuk pariwisata, untuk memperkenalkan potensi Gorontalo.
Kolaborasi ini bertujuan agar Gorontalo dapat dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Duta Bahasa memiliki peran strategis sebagai jembatan budaya dan promotor kekayaan daerah.
“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Senang rasanya berada di sini sekaligus menjadi juri tamu. Semoga Gorontalo semakin dikenal luas, bukan hanya karena Nou Uti-nya yang cantik dan ganteng, tetapi juga karena memiliki generasi muda yang cerdas dan berprestasi,” kata Idah, mengungkapkan kebanggaannya.
Antusiasme Peserta Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026
Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Gorontalo Tahun 2026 diikuti oleh 20 finalis yang menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan, mencerminkan representasi gender yang seimbang.
Para peserta ini merupakan perwakilan mahasiswa dari 12 perguruan tinggi di Gorontalo, menunjukkan partisipasi aktif dari kalangan akademisi. Selain itu, terdapat juga peserta dari kategori umum, memperluas cakupan partisipasi dalam ajang ini.
Kehadiran para finalis dari berbagai latar belakang ini diharapkan dapat menghasilkan Duta Bahasa yang tidak hanya cerdas dan berwawasan, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni untuk mempromosikan bahasa dan budaya Gorontalo. Proses seleksi yang ketat diharapkan mampu melahirkan individu terbaik yang siap mengemban amanah ini.
Sumber: AntaraNews