Tahukah Anda? Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Kuasai Literasi Digital untuk Generasi Emas 2025

Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud mengajak seluruh elemen masyarakat membudayakan **literasi digital Kaltim** sebagai fondasi penting menghadapi era informasi, apakah Anda siap?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Kuasai Literasi Digital untuk Generasi Emas 2025
Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud mengajak seluruh elemen masyarakat membudayakan **literasi digital Kaltim** sebagai fondasi penting menghadapi era informasi, apakah Anda siap? (AntaraNews)

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudi Mas’ud baru-baru ini menyerukan pentingnya membudayakan literasi di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Seruan ini disampaikan dalam acara Gebyar Anugerah Literasi Tahun 2025 di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Provinsi Kaltim.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Tujuannya adalah membangun peradaban literasi yang kokoh demi melahirkan generasi cerdas dan berdaya saing.

Literasi ditekankan sebagai kunci utama dalam menyaring informasi, mengembangkan keterampilan kritis, dan meningkatkan efisiensi. Inisiatif ini menjadi langkah strategis bagi Kalimantan Timur dalam menghadapi tantangan era digital.

Membangun Fondasi Literasi di Era Digital

Gubernur Rudi Mas’ud menegaskan bahwa literasi memiliki makna yang jauh lebih luas dari sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi mencakup kemampuan berkomunikasi, memecahkan persoalan, serta beradaptasi di berbagai situasi yang terus berubah.

“Literasi itu fondasi agar kita bisa bergaul dan berkembang di mana pun berada,” ujar Rudi Mas'ud. Pernyataan ini menggarisbawahi peran fundamental literasi sebagai bekal esensial bagi setiap individu dalam kehidupan sosial dan profesional.

Tema Gebyar Anugerah Literasi Tahun 2025, “Membumikan Literasi, Menumbuhkan Generasi Emas,” merefleksikan visi jangka panjang pemerintah daerah. Visi ini adalah untuk menciptakan masyarakat yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman dan wawasan.

Apresiasi dan Dorongan untuk Pegiat Literasi

Acara Gebyar Anugerah Literasi 2025 menjadi ajang penting untuk memberikan apresiasi kepada seluruh insan pegiat literasi di Bumi Etam. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah, perpustakaan, komunitas baca, dan individu yang telah berkontribusi aktif.

Gubernur berharap prestasi yang diraih oleh para penerima penghargaan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. “Satu buah buku yang kita baca akan bisa mengubah hidup kita. Suatu gagasan akan sangat bisa mengubah dunia kita. Itulah pentingnya membaca,” kata Rudi Mas'ud.

Plt Kepala Dinas Perpustakaan Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Ia menekankan bahwa penganugerahan ini bertujuan menularkan semangat literasi ke seluruh pelosok Kalimantan Timur melalui berbagai lomba.

Inovasi dan Kolaborasi dalam Pengembangan Literasi

Selain penganugerahan, Gebyar Literasi 2025 juga menghadirkan Talkshow Literasi yang menarik. Talkshow ini merupakan kolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Musisi Literasi Indonesia Ferry Curtis.

Diskusi dalam talkshow tersebut berfokus pada pentingnya literasi ekonomi dan pengembangan kreativitas di era modern. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat, tidak hanya terbatas pada baca-tulis konvensional.

Anugerah Literasi 2025 mencakup berbagai kategori lomba, seperti perpustakaan terbaik di berbagai jenjang pendidikan, lomba baca puisi, resensi buku, hingga lomba mewarnai. Keberagaman kategori ini mendorong partisipasi dari berbagai kalangan usia dan minat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi