Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan pentingnya peran dan perspektif perempuan dalam pembangunan daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-64 yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo. Acara penting tersebut berlangsung di ruang rapat kantor DPRD pada hari Jumat, 6 Desember.
Dalam pidatonya, Idah Syahidah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Gorontalo atas pencapaian usia ke-25 provinsi yang terus menunjukkan perkembangan signifikan. Ia juga mengapresiasi berbagai pandangan dan masukan berharga yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat serta para pendiri provinsi. Masukan-masukan ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan penguatan strategi pembangunan daerah ke depan.
Sebagai seorang perempuan yang kini menduduki jabatan Wakil Gubernur, Idah Syahidah secara khusus menyoroti perlunya menjadikan perspektif perempuan sebagai bagian integral dari setiap aspek pembangunan. Ia mendorong agar kaum perempuan diberikan ruang dan kesempatan yang lebih luas untuk memimpin serta aktif terlibat dalam berbagai sektor pemerintahan dan pembangunan di Gorontalo.
Advertisement
Advertisement
Mengarusutamakan Perspektif Perempuan dalam Pembangunan Gorontalo
Idah Syahidah menekankan bahwa perspektif perempuan harus diarusutamakan dalam setiap kebijakan dan program pembangunan. Menurutnya, tanpa pengingat yang berkelanjutan, kesempatan bagi perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan akan tetap terbatas. Oleh karena itu, ia berharap perempuan Gorontalo dapat diberi kesempatan membuktikan kapasitasnya.
Pernyataan ini mencerminkan komitmen kuat untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di tingkat daerah. Keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan diyakini akan membawa sudut pandang yang lebih komprehensif dan inklusif. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Selama perspektif ini tidak terus diingatkan, maka kesempatan perempuan untuk memimpin akan semakin terbatas. Oleh karena itu, saya berharap perempuan Gorontalo dapat diberikan ruang untuk membuktikan kapasitasnya,” tegas Idah Syahidah dalam rapat paripurna tersebut. Dorongan ini diharapkan dapat memicu perubahan positif dalam partisipasi perempuan di sektor publik.
Advertisement
Advertisement
Ajakan Dukungan untuk Peningkatan Peran Perempuan
Wakil Gubernur Idah Syahidah tidak hanya menyuarakan, tetapi juga meminta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan di Gorontalo. Ia secara khusus meminta dukungan dari legislatif, tokoh pemuda, hingga seluruh unsur pemerintah daerah. Dukungan ini diperlukan agar perempuan semakin dilibatkan dan diberi peluang berperan aktif dalam penyelenggaraan pembangunan daerah.
Keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil dan sektor swasta, akan mempercepat terwujudnya kesetaraan gender. Dengan adanya sinergi yang kuat, hambatan-hambatan yang mungkin dihadapi perempuan dalam berkiprah dapat diatasi secara kolektif. Ini adalah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi sumber daya manusia di Gorontalo.
Pemberian ruang dan kesempatan yang lebih besar bagi perempuan diharapkan tidak hanya terbatas pada sektor pemerintahan. Namun juga merambah ke sektor ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini akan menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan dan inovasi yang didorong oleh kontribusi perempuan.
Advertisement
Advertisement
Perayaan HUT Provinsi dengan Nuansa Adat Khas Gorontalo
Rapat Paripurna peringatan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo juga dimeriahkan dengan nuansa adat dan tradisi lokal yang kental. Seluruh peserta, termasuk Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah, tampil mengenakan pakaian adat Galenggo. Pakaian adat berwarna ungu ini menambah semarak suasana perayaan yang khidmat.
Tidak hanya Gubernur dan Wakil Gubernur, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo juga turut mengenakan busana adat yang sama. Penggunaan pakaian adat ini menunjukkan penghormatan terhadap warisan budaya lokal. Ini sekaligus memperkuat identitas Gorontalo di kancah nasional.
Perayaan HUT ke-25 ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Provinsi Gorontalo sejak berdiri. Ini juga menjadi ajang untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam melanjutkan pembangunan. Serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya yang menjadi ciri khas daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews