Sorot
{{caption}}
Bobby Nasution Tak Ikut Teriak 'PAN Menang', Alasannya Bikin Hadirin Tertawa

{{caption}}
Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta

{{caption}}
Tempat Menonton Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026

{{caption}}
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta Besok, 10 Ruas Jalan Ditutup Sementara

{{caption}}
Seskab Teddy: Prabowo Minta Rosan Buka Data Investasi ke Publik Besok

{{caption}}
Diduga Monopoli Suplier, 18 Satuan Pelayanan Gizi Dibekukan

Topik Terkait
{{caption}}
Berkas Red Notice Jurist Tan Stafsus Nadiem Makarim Masuk Interpol Pusat

Pemerintah Indonesia menunggu approval red notice dari interpol pusat di Paris.

{{caption}}
Jurist Tan, Eks Stafsus Nadiem Makarim jadi DPO Kejagung, Kapan buat Riza Chalid?

"Jurist Tan sudah di DPO," tutur Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna saat dikonfirmasi, Rabu (6/8).

{{caption}}
Kejagung Segera Terbitkan Red Notice Riza Chalid dan Jurist Tan

Riza Chalid dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan terkait statusnya sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan minyak mentah pada hari ini.

{{caption}}
Kapan Kejagung Kembali Periksa Nadiem Makarim di Kasus Chromebook, Begini Jawabannya

Nadiem terseret kasus korupsi pengadaan digitalisasi pendidikan Kemendikbud Ristek Tahun 2019-2023, yakni laptop Chromebook.

{{caption}}
Jurist Tan Eks Stafsus Nadiem Terlacak di Australia, Kejagung Segera Terbitkan Surat DPO

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengakui surat penerbitan DPO untuk tersangka Jurist Tan sedang diproses.

{{caption}}
Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Panggil Nadiem Lagi

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna menyatakan sepanjang penyidik masih membutuhkan keterangan, Nadiem akan dipanggil.

{{caption}}
Kejagung Tahu Lokasi Keberadaan Jurist Tan Mantan Staf Khusus Nadiem, Segera Ekstradisi

Penyidik telah mempersiapkan langkah-langkah yang tepat sesuai prosedur untuk menegakkan hukum terhadap tersangka Jurist Tan.

{{caption}}
Jejak Jurist Tan Eks Stafsus Nadiem ke Luar Negeri Terlacak, Tinggalkan Indonesia Indonesia 13 Mei 2025

Jurist Tan terdeteksi meninggalkan Indonesia pada 13 Mei 2025 lalu.

{{caption}}
Kasus Korupsi Laptop Chromebook Kemendikbud era Nadiem, Kejagung Periksa Dosen Universitas Budi Luhur

Selain dosen UBL, Kejagung juga periksa 5 pejabat Kemendikburistek

{{caption}}
Kasus Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook, Kejagung Ajukan Ekstradisi Eks Stafsus Nadiem

Sementara berdasarkan penelusuran Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Jurist Tan berada di Australia.

{{caption}}
Berada di Luar Negeri, Stafsus Nadiem jadi DPO Kasus Korupsi Chromebook

Stafsus mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim jadi DPO kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan laptop Chromebook

{{caption}}
Kejagung Jemput Paksa Eks Stafsus Nadiem Makarim

Kendaraan yang membawa Ibrahim Arif sendiri datang ke Gedung Bundar Kejagung sekitar pukul jam 14.35 WIB.

{{caption}}
Nadiem Dalam Bidikan Kejagung dan KPK

Nama Nadiem masuk dalam pusaran dugaan tindak pidana korupsi pengadaan digitalisasi pendidikan Kemendikbud Ristek Tahun 2019-2023.

{{caption}}
Kejagung Pantau Jurist Tan, Eks Stafsus Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Chromebook

Menurut Harli, Jurist Tan saat ini diketahui sedang berada di luar negeri karena alasan pekerjaan mengajar.

{{caption}}
Besok, Eks Stafsus Nadiem Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Laptop Chromebook

Eks staf khusus mantan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim diperiksa Kejagung itu bernama Jurist Tan.

{{caption}}
Deretan Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae di Sidang Nadiem Makarim

Beberapa guru besar Universitas Indonesia hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta untuk memberikan pendapat Amicus Curiae terkait Nadiem Makarim.

{{caption}}
Nadiem Buka Suara Usai Jaksa Menyebutnya Penjahat Kerah Putih

Jaksa mengadopsi istilah white collar crime karena tidak menemukan bukti yang menunjukkan adanya keuntungan pribadi dari tindakan tersebut.

{{caption}}
Jaksa Beberkan Alasan Pengadaan Chromebook Era Nadiem Dinilai Merugikan Masyarakat

Selain disebut merugikan keuangan negara hingga Rp2,1 triliun, program tersebut juga dinilai berdampak pada masyarakat, khususnya para pelajar.

{{caption}}
Jaksa: Laptop Chromebook Rp 1 Juta pun Tak Laku, Negara Rugi Rp 2,1 Triliun

Menurut jaksa, hal itu dikarenakan spesifikasinya yang terbatas dan harga beli yang terlampau jauh dari angka pasar.

{{caption}}
Jaksa Ungkap Mens Rea Nadiem dalam Pengadaan Chromebook Lewat Replik

Jaksa meyakini Nadiem sudah sangat sengaja dalam melakukan pengadaan Chromebook saat menjabat sebagai menteri.

{{caption}}
Jaksa Sebut Chromebook Tak Bermanfaat, Begini Pembelaan Nadiem Makarim

Dia pun mempertanyakan, mengapa jaksa tidak pernah menyebut apa yang terjadi 2023 sampai 2025, di mana datanya sudah lengkap.