Buru Barang Bukti Korupsi MBG, Kejagung Geledah Sejumlah Lokasi di Jakarta
Kasus yang masih dalam tahap penyidikan itu disebut melibatkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya.
Penyidik Kejaksaan Agung terus mendalami perkara dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menelusuri dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Kasus yang masih dalam tahap penyidikan itu disebut melibatkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan wakilnya, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung.
Sejumlah lokasi kembali digeledah penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kamis (4/6/2026). Penggeledahan dilakukan secara maraton guna memperkuat alat bukti dalam perkara tersebut.
Direktur Penyidikan Jampidsus Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, hingga kini tim penyidik masih bergerak di lapangan melakukan penggeledahan di sejumlah tempat.
“Masih dalam proses pengumpulan bukti-bukti dengan upaya paksa penggeledahan di beberapa tempat. Sampai sekarang masih berlanjut,” kata Syarief di Kejaksaan Agung, Kamis (4/6/2026).
Digeledah
Namun, Syarief belum bersedia mengungkap lokasi yang sedang digeledah. Menurut dia, kegiatan tersebut masih berlangsung sehingga detailnya belum dapat disampaikan ke publik.
Saat ditanya apakah penggeledahan dilakukan di enam lokasi yang sebelumnya telah diperiksa, Syarief mengatakan penyidik sudah bergerak ke tempat lain.
"Beralih, masih terus," ujarnya.
Dia mengatakan, penyidik juga belum mengungkap jumlah lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan. Begitu pula apakah tempat yang diperiksa berupa rumah pribadi atau kantor perusahaan.
"Nanti kita sampaikan, karena masih berjalan," katanya.
Bergerak Intensif
Meski demikian, Syarief memastikan seluruh penggeledahan yang dilakukan hari ini berada di wilayah Jakarta.
Menurut dia, dalam dua hingga tiga hari terakhir tim penyidik memang bergerak intensif untuk memburu dokumen, barang bukti elektronik, maupun alat bukti lain yang berkaitan dengan kasus dugaan korupsi MBG.
“Sistem kita dua-tiga hari ini memang intensif untuk mencari barang bukti dan melakukan penggeledahan di beberapa tempat secara maraton,” ucap dia.