Bukannya Tadarus, Lima Remaja Bersejata Tajam Membabi-buta Serang Masjid
Dari lima anak ditangkap, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam berupa celurit.
Kepolisian menangkap lima anak laki-laki di Kota Jambi terlibat dalam aksi geng motor menyerang Masjid Istiqomah di Jalan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Pasar, Kota Jambi.
Dari lima anak ditangkap, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena membawa senjata tajam berupa celurit. Dua anak ditetapkan sebagai tersangka itu berinisial O (15) dan D (15).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Jambi, Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, insiden ini terjadi pada Selasa (4/3) dini hari. Para pelaku mendatangi korban sedang nongkrong di sekitar masjid dan langsung menyerang menggunakan celurit serta batu bata.
"Pelaku yang melakukan pelemparan masih dalam pengejaran, identitasnya sudah kami kantongi. Sementara itu, dua orang yang membawa senjata tajam sudah ditetapkan sebagai tersangka dan akan diproses hingga ke pengadilan," kata Manang, Kamis (6/3).
Sementara itu, tiga anak lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Diketahui, sebelum kejadian, para pelaku sempat terlibat dalam aksi perang sarung yang kemudian memancing mereka membawa senjata tajam.
“Untuk pelaku yang melakukan pelemparan batu ke masjid saat ini lagi diburu dan identitas sudah diketahui,” ujar Manang.
Akun Medsos untuk Video Kekerasan
Kepolisian juga mengungkap fakta mengejutkan di balik aksi geng motor ini. Kepolisian menyebut bahwa geng motor di Jambi telah dimanfaatkan pihak membuat video aksi kekerasan untuk diviralkan di media sosial.
"Polanya sudah kami pelajari. Mereka menggunakan media sosial untuk memancing lawan dan merekam aksi mereka. Video-video ini kemudian dijadikan konten oleh pihak tertentu," kata Manang.
Kepolisian menemukan bahwa akun-akun media sosial yang awalnya digunakan untuk mengunggah video geng motor, setelah mencapai lebih dari 10 ribu pengikut, beralih menjadi akun promosi judi online.
"Saat ini kami sudah menemukan buktinya. Beberapa akun yang sebelumnya menampilkan aksi geng motor kini berubah menjadi akun promosi judi online. Kami akan membongkar jaringan ini," tutup dia.