2 Geng Motor Tawuran Disiarkan Live IG, 1 Korban Kena Busur
Aksi brutal itu bahkan disiarkan secara langsung melalui Instagram dan menyebabkan seorang mahasiswa menjadi korban setelah terkena panah busur saat melintas.
Tawuran 2 kelompok geng motor, Waser dan Trobos, pecah di dua lokasi berbeda yakni Antang dan Nipa-Nipa, Makassar, Kamis (9/10) malam.
Aksi brutal itu bahkan disiarkan secara langsung melalui Instagram dan menyebabkan seorang mahasiswa menjadi korban setelah terkena panah busur saat melintas.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, mengungkapkan pihaknya berhasil menangkap lima orang pelaku bentrokan.
“Ada lima orang tersangka yang kami tangkap. Identitas kelima tersangka RA, AA, MA, FN, dan R. Usia mereka sudah dewasa, ada yang 21 dan 18 tahun,” ujarnya saat jumpa pers di Mapolsek Manggala, Jumat (10/10).
Penyebab Bentrokan
Menurut Arya, bentrokan 2 geng motor itu dipicu hal sepele, yakni saling ejek antar anggota geng.
“Seperti yang sering kami sampaikan di beberapa kesempatan, tawuran belakangan ini bukan karena suatu masalah krusial. Tapi karena memang mereka yang ingin mengadakan sendiri,” jelasnya.
Arya menegaskan, mahasiswa yang terkena panah busur bukan bagian dari geng motor. Korban hanya melintas saat kedua kelompok bentrok.
“Dalam kondisi tawuran tersebut ada satu korban yang terkena panah busur. Korban ini bukan dari pelaku tawuran, tetapi orang yang berada di sekitar lokasi saat itu,” kata Arya.
Barang Bukti dan Ancaman Hukuman
Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok, besi, motor, dan panah busur. Kelima pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.
“Ancaman paling lama 5 tahun 6 bulan penjara,” ucap Arya.