Makassar Memanas! Tiga Warga Terkena Busur, Satu Motor Hangus Terbakar
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar Arya Perdana mengatakan perang kelompok di Kecamatan Tallo menyebabkan tiga warga terkena busur.
Bentrok antarkelompok di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, kembali pecah dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan tiga orang terluka akibat terkena busur dan satu sepeda motor dibakar. Polisi kini memburu aktor intelektual yang diduga berada di balik konflik yang telah berlangsung selama empat hari tersebut.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar Arya Perdana mengatakan perang kelompok di Kecamatan Tallo menyebabkan tiga warga terkena busur. Arya mengungkapkan pelaku perang kelompok kebanyakan anak di bawah umur.
"Ini sangat miris karena yang terlibat dalam perang kelompok itu banyak anak di bawah umur. Mereka menggunakan panah busur, bom molotov, bahkan senapan angin," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/9).
Meski demikian, Arya mengaku mencari aktor yang menyebabkan terjadinya perang kelompok tersebut. Ia beralasan, anak di bawah umur tidak ada mampu membeli atau mendanai peralatan seperti anak panah, molotov, dan petasan.
"Pasti ada yang mendanai ini dan sedang kami telusuri,” kata Arya,
Mantan Kapolres Metro Depok ini menjelaskan telah melakukan pemetaan untuk wilayah yang sering terjadi perang kelompok.
“Kami sudah petakan siapa saja aktor intelektual," kata dia.
Saat ini, kata Arya, sudah mengumpulkan tokoh masyarakat dan agama agar tidak terjadi lagi perang kelompok. Ia juga mengingatkan kepada orang tua agar menjaga anaknya dan tidak terlibat dalam perang kelompok.
“Kami juga mengimbau orang tua agar tidak membiarkan anak-anak ikut tawuran. Jangan sampai ada korban lagi seperti kemarin, ada yang tertusuk mata, ada yang tertusuk leher. Kami tidak ingin ada korban berikutnya. Kami berupaya maksimal melakukan penindakan,” ucapnya.