Perang Antarkelompok di Makassar, Polisi Amankan Warga yang Konsumsi Narkoba
Dalam operasi itu, polisi juga menemukan delapan warga tengah mengonsumsi narkoba di sekitar lokasi kejadian.
Petugas gabungan menyisir lokasi bentrokan antarkelompok di Kecamatan Tallo, yang menewaskan satu orang dan membuat belasan rumah hangus terbakar. Dalam operasi itu, polisi juga menemukan delapan warga tengah mengonsumsi narkoba di sekitar lokasi kejadian.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar Komisaris Besar Muhammad Ridwan mengatakan situasi saat ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Beroangin yang menjadi lokasi perang antarkelompok Sapiria dan Bortak sudah kondusif. Ridwan menyebut sebelumnya, pihaknya bersama TNI melakukan penyisiran dan penggeledahan di sejumlah lokasi.
"Tadi malam kita melaksanakan kegiatan sweeping di beberapa tempat. Kemudian kita berhasil menangkap delapan orang sedang mengonsumsi narkoba," ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/11).
Dapat Laporan
Ridwan yang juga sebagai Komandan Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menyebut banyak mendapatkan laporan terkait aktivitas peredaran narkoba Sapiria dan Borta. Setidaknya, sudah ada 116 orang ditangkap dalam peredaran narkoba.
"Kemudian ada beberapa barang bukti yaitu sabu-sabu, (ganja) sintetis, dan daftar G," tuturnya.
Ridwan mengungkapkan saat ini setidaknya ada sepuluh orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kepolisian pasca pecah perang antarkelompok Sapiria dan Borta.
"Berkaitan dengan tawuran, kita juga sudah menangkap satu orang pelaku penembakan yang kemarin terjadi. Sekarang ini kita melakukan pengejaran terhadap 10 orang DPO yang telah melarikan diri di berbagai tempat," kata dia.
10 Buronan
Ridwan menjelaskan 10 buronan tersebut merupakan pelaku tawuran, baik itu yang menggunakan busur, maupun yang melakukan pembakaran.
"Jadi data-datanya sudah ada. Tinggal kita mencari, karena semuanya sudah lari dari lokasi kejadian ini," kata dia.
Sementara terkait penanganan korban kebakaran, Ridwan menyebut hal tersebut merupakan ranah Pemerintah Kota Makassar melalui dinas sosial. Ia mengaku sudah membuat 5 posko dengan jumlah personel 250 orang dari Polri dan 100 orang TNI.
"Sesuai dengan perintah bapak kapolda, bahwa tidak ada satupun pelaku kejahatan bisa enak tidur di Sulsel ini. Jadi ke mana pun larinya akan kita kejar," tegasnya.
Mendistribusikan
Sementara Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufri, menyampaikan telah mendistribusikan berbagai bantuan darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Pannampu Lorong 2, Kelurahan Suangga dan Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo.
"Sudah ada distribusi bantuan di lokasi kebakaran, penyaluran bantuan dilakukan langsung ke lokasi terdampak dan diterima oleh Lurah Suangga," ujar Andi Bukti.
Pendistribusian bantuan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh korban mendapat penanganan cepat dan tepat, sembari terus memastikan lokasi tersebut aman dan damai.
"Bantuan yang kami salurkan lewat posko untuk kemudian disalurkan kepada warga yang rumahnya hangus dan kehilangan barang-barang penting akibat kebakaran yang dipicu oleh konflik antarwarga beberapa waktu lalu," jelasnya.
Lebih lanjut, Kadis Sosial menjelaskan, bahwa total bantuan mencakup 18 rumah dengan 21 kepala keluarga (KK).
Rinciannya yakni 14 rumah dan 17 KK untuk warga terdampak di Kelurahan Suangga, serta 4 rumah dan 4 KK di Kelurahan Lembo.
"Seluruh warga yang masuk dalam data terdampak telah terverifikasi dan menjadi prioritas penerima bantuan," tuturnya.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar dan perlengkapan pemulihan awal bagi warga berfariasi, terdapat 10 macam.
"Seperti beras, mie instan, minyak goreng, kasur, tenda Gulung, family Kit, kids ware, paket Sandang, paket Lansia, makanan snac buat anak," ungkap Andi Bukti Jufri.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga dalam masa pemulihan sambil menunggu langkah lanjutan dari pemerintah kota terkait rekonstruksi dan penanganan pascakebakaran.
Dinas Sosial menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang mengalami kejadian darurat.
"Kami juga memastikan setiap kebutuhan mendesak masyarakat dapat tertangani dengan tepat sasaran," katanya.