OJK Jambi Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, Dorong Kesejahteraan Masyarakat

OJK Jambi gencar menyelenggarakan edukasi literasi keuangan perempuan di Jambi, membekali ribuan peserta dengan pemahaman pengelolaan finansial demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
OJK Jambi Perkuat Literasi Keuangan Perempuan, Dorong Kesejahteraan Masyarakat
OJK Jambi gencar menyelenggarakan edukasi literasi keuangan perempuan di Jambi, membekali ribuan peserta dengan pemahaman pengelolaan finansial demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. (AntaraNews)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi secara aktif memberikan edukasi komprehensif kepada perempuan melalui beragam kegiatan literasi keuangan. Inisiatif ini juga mencakup pengembangan duta literasi, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang efektif.

Sepanjang periode Januari hingga 18 Juni 2026, OJK Provinsi Jambi telah berhasil melaksanakan 67 kegiatan edukasi keuangan. Total peserta yang terlibat dalam program-program ini mencapai 7.359 orang, menunjukkan antusiasme dan kebutuhan akan informasi keuangan yang relevan.

Dari keseluruhan kegiatan tersebut, empat di antaranya merupakan edukasi tematik yang secara khusus menargetkan perempuan, dengan jumlah peserta mencapai 700 orang. Selain itu, terdapat 63 kegiatan edukasi campuran yang melibatkan partisipasi perempuan dan laki-laki.

OJK Provinsi Jambi menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui serangkaian program edukasi yang terencana. Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara Rosya, menyatakan bahwa berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk memperluas jangkauan pemahaman keuangan di wilayah Jambi.

Fokus pada perempuan menjadi salah satu pilar utama program ini, mengingat peran strategis mereka dalam pengelolaan keuangan rumah tangga dan potensi kontribusi pada ekonomi keluarga. Edukasi tematik yang dirancang khusus bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan finansial yang relevan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi perempuan.

Melalui pendekatan yang inklusif, OJK Jambi berupaya memastikan bahwa informasi mengenai pengelolaan keuangan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih melek finansial dan mampu mengambil keputusan keuangan yang bijak.

Untuk memperkuat dampak program literasi keuangan, OJK Jambi juga secara aktif memperkuat keterlibatan perempuan sebagai agen penyebar informasi keuangan. Saat ini, OJK Jambi memiliki 24 Duta Literasi Keuangan dari kalangan dosen, di mana 17 orang di antaranya adalah perempuan yang telah mendapatkan pembekalan melalui program Training of Trainers (ToT).

Selain itu, delapan perempuan juga termasuk dalam 21 Duta Literasi Keuangan dari segmentasi Pramuka yang dimiliki OJK Jambi. Peran para duta ini sangat krusial dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi keuangan kepada komunitas mereka, menciptakan efek berantai yang positif.

Dalam upaya memperluas jangkauan edukasi, OJK Jambi juga memanfaatkan teknologi digital. Pihaknya telah memberikan akses referral literasi keuangan kepada 304 perempuan melalui platform pembelajaran digital Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSku).

LMSku.ojk.go.id adalah sistem pembelajaran dan pelatihan mandiri yang terintegrasi, memungkinkan akses gratis terhadap materi literasi keuangan dari mana saja dan kapan saja, sehingga mempermudah perempuan untuk meningkatkan pengetahuannya secara fleksibel.

Meskipun OJK Jambi belum melakukan penelitian khusus terkait dampak langsung edukasi keuangan terhadap peningkatan usaha atau kondisi ekonomi perempuan, komitmen untuk terus memperluas program tetap kuat. Yan Iswara Rosya mengakui bahwa evaluasi dampak adalah langkah penting di masa mendatang.

OJK Jambi berkomitmen untuk terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan. Tujuannya adalah untuk mendorong peningkatan kapasitas perempuan dalam mengelola keuangan, yang pada akhirnya akan mendukung kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara lebih luas.

Inisiatif ini merupakan bagian dari visi jangka panjang OJK untuk menciptakan ekosistem keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, di mana setiap individu memiliki kesempatan untuk mencapai stabilitas finansial.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi