FOTO: Bentrokan di Bogota, Demonstran Serang Polisi dengan Panah di depan Kedubes AS
Aaksi protes di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bogota berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian pada Jumat (17/10/2025).
Ketegangan memuncak di Bogota, Kolombia, pada Jumat (17/10/2025) waktu setempat, ketika aksi protes di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat berubah menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian. Unjuk rasa yang digelar oleh berbagai organisasi sosial di bawah payung Kongres Rakyat itu awalnya berlangsung sebagai pawai solidaritas untuk Palestina, Venezuela, dan Ekuador.
Namun, situasi memanas ketika massa memblokade Jalan El Dorado , salah satu jalur utama di ibu kota Kolombia. Kericuhan pecah setelah sebagian demonstran menggunakan panah dan bahan peledak rakitan untuk menyerang barikade polisi. Aparat membalas dengan granat kejut, meriam air, dan gas air mata untuk membubarkan massa. Empat polisi dilaporkan terluka, sementara lima pengunjukrasa ditangkap oleh pihak berwenang.
Aksi ini menandai salah satu insiden paling serius dalam serangkaian protes yang menentang kebijakan luar negeri pemerintahan Donald Trump, yang dianggap banyak pihak di Amerika Latin sebagai simbol dominasi politik Washington di kawasan tersebut. Presiden Kolombia Gustavo Petro menyesalkan kekerasan tersebut dan menegaskan komitmennya melindungi seluruh fasilitas diplomatik asing di negaranya. Ia menyebut serangan terhadap polisi dan kedutaan sebagai tindakan yang mencederai perjuangan sosial itu sendiri.