Ledakan Pabrik di Semarang Tewaskan Satu Orang, Polisi Periksa Karyawan dan Tunggu Vendor Olah TKP
Sejumlah saksi, termasuk pemilik pabrik, telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Penyidik Polrestabes Semarang terus mendalami penyebab ledakan yang terjadi di pabrik PT Raw Botanical Nusantara di Kawasan Industri Candi, Semarang, yang menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya. Sejumlah saksi, termasuk pemilik pabrik, telah dimintai keterangan guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Semarang Kompol Riki Fahmi Mubarok mengatakan hingga saat ini, penyidik baru memeriksa satu orang saksi, yakni kepala operasional PT Raw Botanical Nusantara. Pemeriksaan terhadap saksi lain akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan penyelidikan dan hasil olah TKP lanjutan.
"Saat ini sudah dilakukan pemeriksaan dua saksi yang merupakan karyawan dari pabrik tersebut. Dua orang saksi itu karyawan yang berada di luar ruangan yang meledak," kata Riki Fahmi.
Penyidik menjadwalkan pemeriksaan pemilik pabrik
Penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap pemilik pabrik dalam waktu dekat. Namun, proses tersebut belum dapat dilakukan karena berdasarkan informasi yang diterima, yang bersangkutan masih fokus mengurus para korban yang terdampak akibat insiden ledakan tersebut.
"Mungkin kita jadwalkan pemeriksaan minggu ini," ujarnya.
Sedangkan penyidik belum dapat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan karena masih menunggu pemeriksaan teknis terhadap mesin produksi oleh vendor yang memasangnya.
"Dari hasil penyelidikan sementara, belum dapat disimpulkan penyebab terjadinya kebakaran atau ledakan tersebut," jelasnya.
Mesin produksi
Sedangkan pemeriksaan terhadap mesin produksi menjadi bagian penting karena alat tersebut merupakan objek utama yang diduga berkaitan langsung dengan ledakan.
"Kami akan berkoordinasi dengan Inafis dan Labfor setelah vendor yang berkompeten hadir untuk melakukan pemeriksaan terhadap peralatan produksi," imbuhnya.
Untuk kondisi para korban masih menjadi perhatian. Seluruh pekerja yang mengalami luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dari delapan korban luka yang tercatat dalam perkembangan terbaru llima orang telah menjalani operasi.
"Ada lima orang yang sudah menjalani operasi pada Kamis pagi," ujarnya.
Sementara korban lainnya masih mendapatkan penanganan intensif dari tim dokter. Polisi belum mengungkap identitas para korban luka demi menjaga privasi medis mereka.
Sebelumnya, seluruh korban dievakuasi ke RSUD Tugu Adyatma (RSUD Tugurejo) Semarang akibat ledakan terjadi di sebuah pabrik di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang, Rabu (1/7). Akibat kejadian itu, satu orang meninggal dunia dan tujuh orang mengalami luka-luka.