Api Lahap Gedung Terra, Polres Periksa Empat Karyawan dan Dua Staf HRD
Polisi juga akan melayangkan panggilan terhadap pemilik gedung maupun penanggung jawab perusahaan.
Polres Metro Jakarta Pusat terus menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Gedung Terra Drone. Hingga kini, penyidik telah memeriksa enam saksi untuk mengungkap sumber api dan kronologi peristiwa tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan saksi yang telah dimintai keterangan terdiri dari empat karyawan sekaligus saksi dan dua HRD. Polisi juga akan melayangkan panggilan terhadap pemilik gedung maupun penanggung jawab perusahaan.
"Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan. Ada 4 karyawan (saksi), 2 HRD. Itu juga nanti kita upayakan komunikasi dan memeriksa pemilik gedung atau penanggung jawab perusahaan," kata Roby kepada wartawan, Selasa (9/12).
Penyelidikan dilakukan untuk mencari unsur pidana
Dia mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk mencari unsur pidana di dalam insiden kebakaran. Karena itu, operator, manajemen perusahaan, maupun pihak pengelola gedung turut akan dimintai keterangan.
"Untuk sampai dengan saat ini kita belum menemukan unsur pidananya. Kita masih menyelidiki apakah ada unsur pidana dalam kejadian kebakaran yang terjadi itu. Termasuk dengan kelalaian, apakah dari pihak operator, manajemen, atau pemilik gedung, juga kita masih melakukan penyelidikan dulu," ujar dia.
Roby mengatakan, bangunan hanya memiliki satu pintu keluar-masuk dari lantai dasar.
Tim forensik
Hal itu diketahui setelah kepolisian bersama tim forensik menelusuri seluruh lantai guna memastikan tidak ada korban tertinggal, termasuk memeriksa satu-satunya lift di gedung tersebut. Hasilnya, seluruh area dipastikan bersih.
"Bersih. Juga kita temukan bahwa memang masuk dan keluarnya itu hanya melalui pintu bawah di depan itu saja. Jadi satu lift, tadi juga ada satu lift kita periksa juga untungnya tidak ada korban di dalamnya," ucap dia.
Warga negara asing yang menjadi korban
Hingga kini, polisi belum menemukan warga negara asing yang menjadi korban dalam insiden ini.
"Untuk saat ini kita belum menemukan informasi ada orang asing di antara korban. Tapi kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," katanya.