Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng ke-XXXI: Simbol Syiar Islam dan Perekat Ukhuwah di Sigi

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyebut Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng ke-XXXI sebagai simbol syiar Islam dan wujud kebersamaan, mempererat persaudaraan antar-kafilah dari 13 kabupaten/kota.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng ke-XXXI: Simbol Syiar Islam dan Perekat Ukhuwah di Sigi
Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menyebut Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng ke-XXXI sebagai simbol syiar Islam dan wujud kebersamaan, mempererat persaudaraan antar-kafilah dari 13 kabupaten/kota. (AntaraNews)

Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae, menegaskan pentingnya pelaksanaan Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Sigi, Sulawesi Tengah, menjadi penanda dimulainya rangkaian acara MTQ yang dijadwalkan pada 7 hingga 13 Juni 2026 mendatang. Pawai ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi yang mempererat persaudaraan Islam di antara seluruh peserta.

Menurut Bupati Rizal, Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng bukan sekadar parade biasa, melainkan sebuah simbol syiar Islam yang kuat dan manifestasi kebersamaan masyarakat. Acara ini melibatkan kafilah dari 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, menunjukkan keragaman dan persatuan dalam bingkai nilai-nilai Al-Quran.

Melalui barisan pawai yang penuh warna dan dihiasi ornamen Islam serta kekayaan budaya lokal, masyarakat Sigi ingin menunjukkan identitas sebagai masyarakat religius. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari, menciptakan harmoni di tengah keberagaman.

Mempererat Ukhuwah Islamiyah Melalui Pawai Ta'aruf

Bupati Rizal Intjenae menekankan bahwa Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng menjadi wadah penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di antara para kafilah. Setiap peserta diimbau untuk menunjukkan semangat dan dedikasi tinggi dalam menyemarakkan syiar Islam di tengah masyarakat.

Kehadiran para peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah dalam Pawai Ta'aruf ini mencerminkan semangat persatuan. Mereka bersama-sama menampilkan kekayaan ragam budaya yang berpadu dengan ornamen Islam, menciptakan pemandangan yang indah dan penuh makna.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Sulawesi Tengah adalah masyarakat yang religius dan harmonis. Mereka senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Quran, bahkan dalam bingkai keberagaman budaya yang ada.

Imbauan Ketertiban dan Akhlak Mulia Selama Pelaksanaan MTQ

Bupati Sigi turut mengimbau seluruh kafilah yang mengikuti Pawai Ta'aruf MTQ Sulteng untuk menjaga ketertiban dan kesopanan. Hal ini penting agar pawai dapat berjalan dengan tertib, aman, serta tetap menjaga keindahan sepanjang rute yang telah ditentukan.

Setiap peserta diharapkan menunjukkan akhlak mulia sebagai cerminan generasi Qurani yang menjunjung tinggi sportivitas. Sikap ini sangat relevan mengingat MTQ adalah kompetisi yang mengedepankan nilai-nilai keagamaan dan moral.

Bupati Rizal berharap MTQ ke-XXXI ini dapat menjadi momentum berharga untuk membumikan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, ajaran suci ini dapat terinternalisasi dan diaplikasikan dalam setiap aspek kehidupan.

Lokasi dan Jadwal Pelaksanaan MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi

Pelaksanaan lomba MTQ ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah akan tersebar di dua wilayah utama, yaitu Kecamatan Sigi Biromaru dan Dolo. Kedua kecamatan ini telah dipersiapkan secara matang untuk menyambut acara berskala provinsi tersebut.

Bupati Rizal Intjenae menjelaskan bahwa seluruh lokasi lomba telah melalui proses penataan menyeluruh guna memenuhi standar pelaksanaan MTQ tingkat provinsi. Persiapan ini mencakup berbagai fasilitas dan venue yang representatif.

Beberapa lokasi yang akan digunakan untuk lomba meliputi Taman Likuifaksi, Masjid Deeng Lando, Masjid Al Falah, Masjid Al Ikhlas, Masjid Ar Rahman II, Masjid Al Hidayah, Aula Ponpes Madinatul Ilmi, Aula Sentra Nipotowe, Laboratorium Komputer SMK 1 Sigi, dan gedung kesenian Taiganja.

Musabaqah Tilawatil Quran ke-XXXI tingkat Provinsi Sulawesi Tengah sendiri dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 7 hingga 13 Juni 2026. Selama periode tersebut, para qari dan qariah terbaik dari seluruh kabupaten/kota akan berkompetisi.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi