38 Demonstran Berujung Rusuh di DPRD Ciamis Ditangkap Polisi, Ternyata Berasal dari Luar Kota
Demonstrasi di kantor DPRD Ciamis, Jawa Barat, diwarnai kericuhan, Sabtu 30 Agustus 2025.
Demonstrasi di kantor DPRD Ciamis, Jawa Barat, diwarnai kericuhan, Sabtu 30 Agustus 2025. Sebanyak 38 orang yang diduga menjadi provokator ditangkap polisi guna diperiksa secara intensif.
"Sebanyak 38 orang diduga provokator telah diamankan dan kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Ciamis," ungkap Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah, dalam keterangan pers yang diterima, pada Minggu (31/8).
Hasilnya, Kapolres mengungkap mayoritas dari mereka yang diamankan justru bukan warga Ciamis. Mereka berasal dari kabupaten/kota lain seperti Pangandaran, Banjar, dan Tasikmalaya.
"Rata-rata yang kita data berasal dari Pangandaran, Banjar, dan Tasikmalaya. Jadi, jangan coba-coba bikin kacau Ciamis," kata dia.
Hidayatullah menyatakan bahwa mereka yang kedapatan melakukan perusakan akan diproses hukum sesuai aturan, tanpa pandang bulu, termasuk dari mereka yang menyebabkan tujuh anggota polisi mengalami luka. Sejumlah alat bukti di antaranya, foto dan video telah dikumpulkan untuk memperkuat proses hukum.
Di sisi lain, ia merasa prihatin saat menyaksikan keterlibatan sejumlah anak di bawah umur dalam aksi tersebut. Baik mereka yang terlibat dalam tindakan perusakan maupun yang menjadi korban.
Untuk itu, ia mengimbau para petugas para orang tua agar anak-anaknya tak terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum. Ia menyebut, Polres Ciamis bakal memanggil orang tua dan pihak sekolah guna membuat pernyataan resmi, sebagai upaya preventif.
"Sekali lagi, mari kita bersinergi menjaga Ciamis dari kelompok anarkis yang ingin membuat kerusuhan," pungkasnya.