Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Barcelona Atur Siasat Boyong Alessandro Bastoni, Korbankan Jebolan La Masia

{{caption}}
Prabowo Sidak ke Gudang Bulog Danurejo, Seskab Teddy: Pastikan Stok Aman dan Banyak

{{caption}}
Kasus Pembunuhan Wanita di Tangsel Terungkap, Pelaku Ternyata Mantan Suami Siri Korban

{{caption}}
Saat Delegasi Dunia Belajar Pembinaan Berbasis Kearifan Lokal di Lapas Bangli

{{caption}}
Tak Dapat Gurame, Pemancing Kesal Banting Ikan Sapu-Sapu yang Nyangkut di Kail

{{caption}}
Kasasi Ditolak, Mantan Kapolres Ngada Tetap Jalani Hukuman 19 Tahun dan Bayar Restitusi

Topik Terkait
{{caption}}
Panca Darmansyah, Ayah Bunuh Empat Anaknya di Jagakarga Divonis Besok

Sidang akan dilaksanakan pukul 11.00 WIB di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

{{caption}}
FOTO: Ekspresi Ayah yang Bunuh Empat Anaknya di Jagakarsa Saat Rekonstruksi: Wajahnya Tertunduk Lesu

Panca Darmansyah, ayah yang juga tersangka pembunuhan empat anaknya di Jagakarsa, memperagakan sejumlah adegan pada rekonstruksi tersebut.

{{caption}}
Setelah Membunuh 4 Anaknya, Panca Selfie Bersama Korban dan Mencoba Bunuh Diri

Panca berusaha mengakhiri hidupnya dengan menyayat pergelangan tanggannya.

{{caption}}
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Panca Bunuh 4 Anak Kandung di Jagakarsa Pekan Depan

Panca Darmansyah mengaku menyesali perbuatan kejinya yang dengan tega membunuh keempat anak kandung.

{{caption}}
Penyesalan Panca Darmansyah Ayah Pembunuh 4 Anaknya di Jagakarsa: Kenapa Saya Masih Hidup

Panca Darmansyah mengaku menyesali perbuatan sadisnya membunuh keempat anak kandungnya.

{{caption}}
Ini Penampakan Ayah Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa

Cemburu kepada Istrinya yang membuat Panca melakukan semua aksi kejinya tersebut.

{{caption}}
Ayah di Jagakarsa Tinggal Bareng Empat Mayat Anaknya Selama Empat Hari

Sampai saat ini Panca belum ditahan oleh penyidik.

{{caption}}
Nisan 4 Anak Korban Pembunuhan di Jagakarsa Tertulis Nama Kakek Bukan Ayah, Begini Kata Polisi

Saat ini keempat anak telah disemayamkan di TPU Perigi Bedahan, Kelurahan Bedahan.

{{caption}}
Jasad 4 Anak Dibunuh Ayahnya Dimakamkan di Sawangan Depok

Polisi sudah memeriksa ibu korban untuk menggali motif pelaku.

{{caption}}
Kondisi Terbaru Istri Tersangka Pembunuhan 4 Bocah di Jagakarsa

Ibu empat bocah itu masih mendapatkan pendampingan oleh Unit Pelayanan Terpadu (UPT) P3A.

{{caption}}
Ayah Pembunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Jalani Observasi Kejiwaan

Tes kejiwaan itu dilakukan atas permintaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

{{caption}}
Motif Panca Bunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Masih Misteri

Polisi masih mendalami motif tersangka Panca Darmansyah yang tega menghabisi anak kandungnya sendiri.

{{caption}}
Usai Mutilasi Ibu Kandung, Pemuda di Lahat Bawa Kabur Emas Senilai Rp75 Juta Buat Judi Online

Tersangka mengaku menjual emas itu dan mendapatkan uang Rp75 juta. Uang tersebut habis digunakan tersangka untuk main judi online jenis slot.

{{caption}}
Mutilasi Ibu Lahat Judi Online: Motif Keji Anak Habisi Nyawa Orang Tua Terungkap

Kasus tragis Mutilasi Ibu Lahat Judi Online terungkap. Seorang anak tega membunuh dan memutilasi ibunya karena kesal tidak diberi uang untuk bermain judi daring, mengguncang publik.

{{caption}}
Kronologi Pria di Batam Bunuh Kekasih Sesama Jenis Pakai Kayu Berpaku Gara-Gara Dibakar Api Cemburu

Selama menjalin hubungan, tersangka sering memenuhi kebutuhan korban, termasuk membelikan sepeda motor dan melunasi utangnya beberapa kali.

{{caption}}
Akal Bulus Suami Siri Bunuh Istri di Depok, Mayat Korban Ditaburi Kopi Agar Tak Bau hingga Tulang Belulang

Mayat korban ditemukan setelah lima bulan saat ada yang hendak membersihkan rumah.

{{caption}}
Misteri Tulang Belulang di Meruyung Depok, Korban Cekcok Mulut dengan Suami Dibekap dan Dicekik hingga Tewas

Korban dan pelaku pasangan suami istri siri. Pelaku meradang saat cekcok dengan korban. Ia kesetanan mencekik istrinya hingga kehabisan napas.

{{caption}}
Tendang, Pukul dan Tusuk Wajah Pakai Gunting, Kesadisan Brigadir Rizka Bunuh Brigadir Esco Suaminya kini Terungkap di Sidang

Awalnya Brigadir Rizka sempat lolos dari aksi kejinya. Namun, dengan penyelidikan mendalam polisi mendapati pembunuh Brigadir Esco adalah istrinya sendiri.

{{caption}}
Sidang Lanjutan Personel TNI Bunuh Kepala Cabang Bank, Hakim Tentukan Nasib Eksepsi Terdakwa

Sidang dilaksanakan dengan agenda pembacaan tanggapan terhadap nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh tim penasihat hukum para terdakwa.

{{caption}}
Polresta Samarinda Bekuk Dua Pelaku Utama Kasus Mutilasi Sadis dalam 12 Jam

Polresta Samarinda berhasil mengungkap dan membekuk dua pelaku utama Kasus Mutilasi Samarinda yang menewaskan seorang wanita, hanya dalam waktu kurang dari 12 jam setelah penemuan jenazah, memicu rasa penasaran publik terhadap motif keji di baliknya.

{{caption}}
LBH Jakarta Desak Penyidik Terapkan Pasal Pembunuhan Berencana dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

LBH Jakarta mendesak penyidik menerapkan pasal percobaan pembunuhan berencana dengan penyertaan terhadap kasus penyiraman air keras Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Mengapa pasal ini penting untuk mengungkap kebenaran?

{{caption}}
Pelaku Mutilasi Istri di Tanjungpinang Terancam Hukuman Mati, Ternyata Residivis Pembunuhan

Pelaku mutilasi istri di Tanjungpinang, N (67), terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. Terungkap, N merupakan residivis kasus pembunuhan yang baru bebas dari penjara pada Agustus 2025.

{{caption}}
Dendam Kesumat Remaja 16 Tahun Nekat Habisi Teman Main di Kawasan Bekas Wisata Kampung Gajah Bandung

Tersangka kesal karena korban mengakhiri hubungan pertemanan mereka yang sudah terjalin selama 3 tahun. Hal itu berujung kematian korban.

{{caption}}
Polisi Bongkar Makam Kepala Desa Kelau untuk Autopsi Kematian, Keluarga Curiga Pembunuhan Berencana

Misteri kematian Kepala Desa Kelau yang semula diduga gantung diri kini memasuki babak baru. Polisi melakukan autopsi kematian Kades Kelau atas permintaan keluarga yang curiga adanya tindak pidana pembunuhan berencana, berharap mengungkap kebenaran.