Pemkab Deli Serdang Luncurkan Program Kali Bersih, Jaga Ekosistem Sungai
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meluncurkan Program Kali Bersih untuk menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan, melibatkan berbagai pihak demi masa depan generasi.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meluncurkan inisiatif penting bernama Program Kali Bersih pada Sabtu, 18 April. Program ini bertujuan menjaga kebersihan sungai serta melestarikan lingkungan hidup di wilayah tersebut. Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memimpin langsung kegiatan ini sebagai wujud komitmen pemerintah daerah.
Peluncuran Program Kali Bersih ini dipusatkan di Desa Tanjung Morawa A, dengan fokus utama penyusuran Sungai Belumai. Kegiatan ini tidak hanya seremonial, tetapi juga melibatkan aksi nyata seperti penebaran bibit ikan lele dan penanaman bibit pohon trambesi di bantaran sungai. Langkah ini menunjukkan upaya holistik dalam memulihkan ekosistem sungai.
Berbagai pemangku kepentingan turut berpartisipasi dalam program ini, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang. Kerja sama juga terjalin dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Deli Serdang serta Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Cabang Deli Serdang. Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan partisipatif terhadap potensi pencemaran sungai.
Tanggung Jawab Bersama Menjaga Kelestarian Sungai
Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo menegaskan bahwa menjaga kebersihan sungai dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran serta aktif dari setiap individu untuk keberlanjutan ekosistem. Sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dirawat demi kesehatan masyarakat dan generasi mendatang.
Kegiatan Program Kali Bersih ini menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup bersih di kalangan masyarakat. Masyarakat diajak untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengelola limbah rumah tangga dengan baik dan benar. Kebiasaan sederhana ini memiliki dampak besar terhadap kualitas lingkungan dan hidup.
Lom Lom Suwondo menambahkan bahwa lingkungan yang sehat, dimulai dari sungai yang bersih, akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Inisiatif ini bukan hanya tentang membersihkan, tetapi juga tentang edukasi dan perubahan perilaku jangka panjang. Kesadaran kolektif menjadi kunci utama keberhasilan Program Kali Bersih Deli Serdang.
Tantangan Kualitas Air dan Langkah Strategis Deli Serdang
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deli Serdang, Rio Laka Dewa, menjelaskan peran strategis sungai sebagai sumber air, penopang ekosistem, dan bagian dari sistem pengendalian banjir. Namun, sungai-sungai di Deli Serdang masih menghadapi tantangan serius. Pencemaran akibat aktivitas domestik dan dunia usaha menjadi masalah utama yang perlu ditangani.
Berdasarkan data tahun 2025, Indeks Kualitas Air (IKA) Kabupaten Deli Serdang berada di angka 69,59 poin, yang termasuk dalam kategori sedang. Angka ini masih di bawah target nasional tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 75,85 poin. Kondisi ini menjadi tantangan besar yang memerlukan respons cepat dan terukur.
Program Kali Bersih ini merupakan salah satu langkah nyata dan berkelanjutan dari Pemkab Deli Serdang untuk mencapai target tersebut. Melalui kerja sama lintas sektor, diharapkan pengawasan terhadap pencemaran sungai dapat diperkuat. Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kualitas air.
Sumber: AntaraNews