Israel Habiskan Rp 4,8 Triliun Per Hari dalam Perang melawan Iran
Biaya ini sebagian besar digunakan untuk bahan bakar jet dan persenjataan.
Menurut seorang penasihat pemerintah, Israel habiskan dana sebesar USD 300 juta (Rp 4,89 triliun) per hari dalam melawan Iran, demikian dikutip dari The Economist.
“Pemerintah ini siap membayar berapa pun harga perang dengan Iran,” kata penasihat tersebut, seraya menambahkan, “Bahkan jika itu berarti menguras cadangan dan menjerumuskan Israel ke dalam utang selama beberapa generasi,” kata dia, seperti dikutip dari Quds News Network, Selasa (17/6).
Beban keuangan ini menambahkan tekanan pada anggaran perang yang sebelumnya sudah sangat besar. Sejak Oktober 2023, Israel diperkirakan telah menghabiskan USD 85 miliar (Rp 1.385 triliun) untuk perang di Gaza, Tepi Barat, Lebanon, Suriah. Angka tersebut belum mencakup eskalasi terbaru dengan Iran.
Bantuan militer tahunan
Para ekonom memperingatkan bahwa laju pengeluaran seperti ini tidak dapat terus dipertahankan. Namun, para pemimpin Israel tampaknya mengabaikan dampak jangka panjang yang akan terjadi.
Sementara itu, Amerika Serikat terus memberi dukungan finansial dan militer kepada Israel. Selain bantuan militer tahunan sebesar USD 3,8 miliar (Rp 61,9 triliun) pemerintah Biden dan Trump juga telah menyetujui miliaran dolar tambahan dalam bentuk dana darurat sejak genosida di Gaza dimulai.
Pesawat kargo militer dan kapal perang AS juga telah memasok Israel dengan amunisi, bahan bakar, dan sistem pertahanan.
Banyak kritikus di AS yang mulai mempertanyakan sampai kapan negaranya mampu membiayai perluasan agresi militer Israel. Namun Presiden AS Donald Trump berulang kali menyatakan bahwa Amerika akan “sepenuhnya mendukung Israel,: terutama dalam konfrontasinya dengan Iran.
Reporter Magang: Devina Faliza