Berapa Kuat Modal Iran Perang Lawan Israel?
Pemerintah Iran sendiri berencana untuk menaikkan anggaran militernya hingga tiga kali lipat.
Memasuki hari keenam sejak serangan Israel ke Iran pada Jumat (13/6), belum terlihat ada tanda-tanda pertikaian kedua negara bakal mereda. Saling balas serangan malah menjadi kegiatan rutin yang disaksikan masyarakat sipil dan dunia. Tentu saja, di balik perang ini ada ongkos yang harus dikeluarkan kedua negara, termasuk untuk persenjataan.
Pemerintah Iran sendiri berencana untuk menaikkan anggaran militernya hingga tiga kali lipat. Hal ini disampaikan juru bicara pemerintah Iran, Fatemeh Mohajerani, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Israel yang terus melakukan serangan militer ke Gaza dan Lebanon.
Mohajerani mengatakan bahwa kenaikan anggaran pertahanan ini termasuk dalam proposal yang telah diajukan pemerintah kepada parlemen untuk disetujui.
"Ada peningkatan yang sangat signifikan, sekitar 200 persen dalam anggaran pertahanan negara," ujarnya dikutip dari Al Jazeera, tanpa merinci angka pastinya.
Menurut data dari lembaga riset Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), pada tahun 2023 Iran menghabiskan sekitar USD 10,3 miliar untuk anggaran militernya. Sebagai perbandingan, Israel pada tahun yang sama mengalokasikan anggaran militer sebesar USD 27,5 miliar.
Selain itu, lembaga think tank yang berbasis di Washington, DC, Council on Foreign Relations melaporkan bahwa Amerika Serikat telah memberikan bantuan militer sedikitnya USD 12,5 miliar kepada Israel dari Oktober 2023 hingga April 2024.
Pengeluaran Militer Iran Sebelumnya
Sebelumnya, pada tahun 2022, pengeluaran militer Iran tercatat sekitar USD 6,85 miliar menurut data dari Bank Dunia. Situasi keamanan Iran semakin memanas setelah pada Jumat lalu, militer Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah pangkalan militer di wilayah Iran, termasuk di Ilam, Khuzestan, dan Tehran. Serangan tersebut menghantam sekitar 20 lokasi dan menewaskan empat tentara Iran.
Koresponden Al Jazeera di Tehran, Resul Serdar melaporkan bahwa serangan ini meningkatkan rasa urgensi di kalangan pejabat Iran karena ini merupakan pertama kalinya sejak Perang Iran-Irak di tahun 1980-an, wilayah Iran kembali menjadi sasaran langsung.
Pengeluaran Militer Israel
Berdasarkan laporan dari Stockholm International Peace Research Institute, pengeluaran Israel untuk pertahanan pada tahun 2024 mencapai USD46,5 miliar atau setara Rp762 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.393 per USD). Anggaran ini naik 65 persen. Dari jumlah ini, alokasi untuk pertahanan bahkan 8,8 persen dari PDB.
Dilansir dari Deutsche Welle, anggaran pertahanan Israel pada tahun 2025 hanya USD38,6 miliar atau setara Rp632 triliun, dari APBN USD215 miliar atau setara Rp3.525 triliun.
Merujuk anggaran pertahanan tersebut, berapa lama Israel akan bertahan melakukan serangan rudal Iran?
Menurut seorang penasihat pemerintah, Israel habiskan dana sebesar USD 300 juta (Rp 4,89 triliun) per hari dalam melawan Iran.
"Pemerintah ini siap membayar berapa pun harga perang dengan Iran," kata penasihat tersebut, seraya menambahkan, “Bahkan jika itu berarti menguras cadangan dan menjerumuskan Israel ke dalam utang selama beberapa generasi,” kata dia, seperti dikutip dari Quds News Network, Selasa (17/6).
Jika pengeluaran rutin Israel untuk menyerang Iran secara konstan Rp4,89 triliun, maka kemampuan untuk bertahan selama 129 hari dengan kalkulasi; total anggaran pertahanan Rp632 triliun dibagi pengeluaran harian sebesar Rp4,89 triliun.