Rudal dan Drone Iran Bikin 1000 Lebih Rumah di Israel Rusak Tak Layak Huni
Meskipun gencatan senjata masih diterapkan, ketegangan di wilayah Iran dan Timur Tengah tetap tinggi.
Lebih dari seribu rumah di Tel Aviv, Israel, dilaporkan tidak lagi layak huni akibat perang dengan Iran. Hal ini disampaikan oleh wali kota setempat pada Sabtu (18/4/2026).
Media Israel, Channel 12, mengutip pernyataan Ron Huldai yang menyatakan bahwa "lebih dari 1.000 apartemen di Tel Aviv tidak lagi layak huni" karena kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan rudal dan drone dari Iran.
Sejak dimulainya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran pada 28 Februari, Teheran telah melancarkan serangan rudal dan drone secara berulang ke sejumlah kota besar di Israel sebagai bentuk respons.
Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah rudal serta pecahan dari upaya pencegatan menghantam bangunan di Tel Aviv, Ramat Gan, dan Bnei Brak, yang menewaskan dan melukai puluhan orang. Selain itu, kerusakan yang luas terjadi pada rumah, kendaraan, dan infrastruktur.
Total Pengeluaran Perang Selama 40 Hari dengan Iran dan Lebanon USD 17,5 Miliar
Channel 12 sebelumnya melaporkan bahwa pejabat Israel memperkirakan total pengeluaran perang selama 40 hari dengan Iran dan Lebanon mencapai sekitar USD 17,5 miliar. Angka tersebut belum termasuk biaya rekonstruksi dan kerugian akibat penutupan sebagian aktivitas ekonomi Israel selama pertempuran berlangsung.
Menurut laporan media Israel, hampir 30.000 warga Israel telah mengajukan klaim kepada dana kompensasi Otoritas Pajak Israel atas kerusakan properti yang mereka alami. Klaim tersebut termasuk 18.408 terkait bangunan, 2.594 terkait peralatan, dan 6.617 terkait kendaraan.
Situs ekonomi Israel, Calcalist, melaporkan dua pekan lalu bahwa perang selama 12 hari melawan Iran pada Juni 2025 menelan biaya sekitar USD 1 miliar untuk kompensasi bagi pelaku usaha. Kementerian Keuangan Israel memperkirakan bahwa biaya kompensasi dari perang yang berlangsung antara 28 Februari hingga 8 April akan mencapai 6,5 miliar shekel.
Hingga saat ini, gencatan senjata yang rapuh masih berlaku atas perang dengan Iran sejak 8 April. Pembicaraan antara AS dan Iran yang digelar di ibu kota Pakistan pada 11 April juga belum menghasilkan kesepakatan akhir untuk mengakhiri konflik ini.