Nikita Mirzani Bersikeras Putar Rekaman di Sidang, Suasana Sempat Memanas
Nikita Mirzani terus menerus meminta izin untuk memutar rekaman, namun hakim beberapa kali menegurnya atas tindakan tersebut. Apa yang terjadi selanjutnya?
Nikita Mirzani kembali menghadiri sidang terkait tuduhan pemerasan dan pengancaman terhadap Reza Gladys di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, (7 /8) . Sidang yang seharusnya berfokus pada pembuktian dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) menjadi semakin tegang setelah Nikita mengajukan permintaan untuk memutar sebuah rekaman.
Nikita Mirzani meminta izin kepada majelis hakim untuk memutar rekaman yang diduga berisi percakapan mengenai pengaturan kasus. Ia menyatakan bahwa rekaman tersebut diduga melibatkan Reza Gladys, yang merupakan pelapor dalam kasus ini.
"Mohon Yang Mulia izin sebelum saya duduk di sebelah kuasa hukum saya, izinkan saya memutar rekaman ini Yang Mulia," ungkap Nikita Mirzani di hadapan majelis hakim.
Menanggapi permintaan tersebut, hakim mengingatkan tentang prosedur sidang yang telah dijelaskan sebelumnya. Ia menekankan bahwa jika ada indikasi transaksional yang mencurigakan, langkah yang harus diambil adalah melalui laporan resmi kepada pihak berwenang.
"Sebagaimana sudah kita sampaikan oleh majelis hakim sejak awal persidangan. Manakala ada transaksional dalam perkara ini, baik itu melibatkan orang dalam maupun orang luar, silakan secepatnya dilaporkan kepada pihak yang berwajib," tegas Hakim.
Nikita Mirzani diminta untuk kembali duduk
Nikita menunjukkan raut wajah kecewa saat mendengar pernyataan hakim. Ia menyatakan bahwa proses pelaporan kepada pihak berwajib seringkali tidak berjalan dengan cepat dan efektif, terutama jika ia bukanlah pihak yang melapor.
"Izin bicara, Yang Mulia. Percuma lapor polisi, Yang Mulia, pasti ditangani lama, kecuali saya yang dilaporin baru...," katanya. Ucapan Nikita tersebut segera dipotong oleh hakim yang memimpin sidang. Hakim dengan tegas meminta Nikita untuk segera duduk dan menghentikan perdebatan yang tidak relevan dengan konteks persidangan. "Cukup, ya. Silakan duduk di samping penasihat hukum," tegas Hakim Ketua.
Nikita Mirzani masih berjuang
Namun, Nikita tidak kehilangan harapan. Ibu dari tiga anak ini terus berusaha meminta kesempatan untuk memutar rekaman yang ia anggap krusial dalam mengungkap kejanggalan yang terjadi dalam penanganan kasusnya.
"Beri saya waktu untuk memutar rekaman," ujarnya kepada hakim dengan penuh harap. Meskipun demikian, hakim tetap pada pendiriannya dan menegaskan bahwa tidak ada waktu yang tersedia dalam agenda hari itu untuk mendengarkan pembelaan dari pihak terdakwa. Ia juga meminta penasihat hukum untuk tidak menginterupsi.
"Tidak ada kesempatan. Penasihat hukum tolong diam, ya. Hari ini adalah acaranya pembuktian dari penuntut umum. Saksi sudah siap. Silakan duduk di samping penasihat hukum," tegas hakim tersebut.
Nikita Mirzani telah mengambil keputusan akhir
Walaupun Nikita terus mendesak untuk mendapatkan izin, hakim tetap memberikan respons yang sama. Hakim bahkan mengulangi perintahnya dua kali agar Nikita duduk dan mengikuti jalannya sidang sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
"Sekali lagi saya perintahkan untuk duduk di samping penasihat hukum. Sekali lagi saya perintahkan untuk duduk di samping penasihat hukum," tegas hakim dengan nada yang tegas.
"Silakan duduk di samping penasihat hukum. Segala sesuatunya ada waktunya. Nanti pembuktian dari Saudara juga ada. Silakan duduk di samping penasihat hukum," tambahnya.
Setelah melalui perdebatan yang cukup panjang, Nikita akhirnya memutuskan untuk memutar rekaman tersebut pada kesempatan berikutnya.
"Baik kalau begitu, nanti saya akan memutarkan sendiri, Yang Mulia. Terima kasih," ucap Nikita Mirzani dengan penuh keyakinan. Keputusan ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan, Nikita tetap berusaha untuk menyampaikan haknya dalam proses persidangan.