Ramadan di Balik Jeruji, Vadel Badjideh Targetkan Khatam Alquran
Vadel Badjideh dikenal sering meminta pembaruan informasi meskipun berada di balik jeruji penjara.
Ramadan kali ini sangat berbeda bagi Vadel Badjideh, yang terpaksa mengalaminya di balik jeruji besi. Sebagaimana diketahui, ia sedang menjalani hukuman penjara selama 9 tahun karena kasus persetubuhan di bawah umur dan aborsi terhadap putri Nikita Mirzani.
Meskipun terpisah oleh jarak, keluarga Vadel tetap mengunjungi Lapas Cipinang secara rutin untuk memberikan dukungan dan memastikan keadaan Vadel. Setelah menjenguk, Martin, kakak Vadel, menyampaikan informasi terbaru mengenai adiknya yang dianggap cukup mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Martin mengungkapkan rasa syukurnya karena kesehatan Vadel tetap terjaga selama menjalani masa tahanan.
"Alhamdulillah kondisinya baik," ujar Martin ketika ditemui di Lapas Cipinang, Jakarta Timur, pada Kamis (5/3).
Walaupun harus menjalankan puasa di dalam penjara, hal tersebut tidak mengurangi semangat Vadel untuk beribadah. Kakaknya menegaskan bahwa niat Vadel untuk melaksanakan rukun Islam ini tetap kuat meskipun menghadapi masalah hukum yang serius.
"Tetap masih puasa, tetap masih semangat," ungkap Martin.
Dukungan dari orang-orang terdekat menjadi motivasi utama bagi Vadel untuk tetap tegar menghadapi masa penahanannya. Martin memastikan bahwa kehadiran keluarga yang secara rutin menjenguknya berperan penting dalam menjaga kesehatan mental Vadel. "Masih ada support dari keluarga," tambah Martin.
Berkarya
Menurut Martin, semangat berkarya Vadel tetap terjaga meski ia berada di dalam tahanan. Martin mengaku sering menjadi penghubung informasi agar Vadel tetap mengetahui perkembangan tren tarian yang sedang populer.
"Selalu ya dia sih begitu kalau ngomong sama saya, karena saya selalu update apa yang terjadi di luar, apa yang tren sekarang lagi ada, apa gerakan yang saya punya apa," tuturnya.
Menariknya, saat ini Vadel sedang mengembangkan kreativitas baru yang ia pelajari selama masa tahanan. Kakaknya menyebutkan bahwa ada gerakan spesial yang sedang dipersiapkan Vadel sebagai kejutan ketika ia dibebaskan nanti.
"Katanya sih ada ya senjata rahasia yang nanti bakal dia keluarin pada saatnya bismillah," imbuhnya.
Badan lebih berisi dan berotot
Selain aspek kreativitas, penampilan fisik Vadel juga telah mengalami perubahan yang cukup mencolok dibandingkan dengan saat awal penahanannya. Martin menyatakan bahwa adiknya kini tampak lebih berisi dan mengalami peningkatan berat badan yang sehat.
“Ya lebih gemuk. Ya pasti maksudnya lebih agak berat badannya naiklah, nambah. Lebih apa namanya, berotot ya, massa ototnya ada karena sering ke gym ya kan,” ungkap Martin lebih lanjut.
Transformasi ini menunjukkan bahwa Vadel tidak hanya berkembang dalam hal kreativitas, tetapi juga dalam aspek fisik, yang menunjukkan upaya dan disiplin dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya.
Membaca Al-Qur'an
Selain perubahan fisik, transformasi spiritual juga menjadi perhatian dalam perkembangan Vadel selama bulan Ramadan ini. Martin mengamati adanya pergeseran karakter Vadel yang semakin positif, serta upaya untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
"Terus paling sama lebih religius. Masih proses, masih proses. Khatam Qur'an niat dia, cuma kan masih proses nih. Mudah-mudahan tembus nih sebelum Lebaran nanti ya bismillah lah," pungkas Martin.