Nikita Mirzani memberikan tanggapannya mengenai putusan terhadap Vadel Badjideh, yang terlibat dalam kasus pencabulan anak di bawah umur serta aborsi terhadap putrinya.
Vadel Badjideh dijatuhi hukuman penjara selama 9 tahun dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp1 miliar, yang jika tidak dibayar akan digantikan dengan kurungan selama 3 bulan.
Ia menegaskan bahwa apapun hukuman yang dijatuhkan tidak akan bisa mengembalikan masa depan putrinya yang biasa dipanggil Lolly.
Nikita Mirzani juga mengungkapkan bahwa Vadel Badjideh telah menyebarkan aib yang menimpa putrinya kepada banyak orang.
"Mau 9 tahun, mau 12 tahun, 20 tahun, itu tidak bisa mengembalikan masa depan anak saya yang seharusnya masa depannya cerah. Jadi sebetulnya kalau saya mau ngomongin semua," ungkapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (2/10).
"Si Vadel itu ditahan di Cipinang kan. Saya pikir dia sudah tidak mau melakukan kesalahan lagi. Malah dia di Cipinang itu ngomongin semua yang sudah dia lakukan kepada anak saya, semua dibongkar sama dia. Itu dikasih tahu sama orang-orang yang ada di situ," tambahnya.
Advertisement
Sebagai seorang ibu, Nikita Mirzani merasa sangat terluka oleh tindakan Vadel Badjideh terhadap anaknya. Bintang film Nenek Gayung tidak terlalu peduli dengan pernyataan dari tim kuasa hukum Vadel Badjideh yang menganggap proses sidang ini tidak biasa.
"Sakit bangetlah. Kuasa hukumnya enggak tahu bagaimana rasanya ketika seorang anak perempuan diurus sendiri, melahirkan, merawat sendiri, membesarkan sendiri itu seperti apa? Dia tidak mengerti. Ya jadi ya enggak apa-apa, mungkin dia sudah terkontaminasi," tutur Nikita Mirzani.
Nikita Mirzani menegaskan bahwa pengalaman mengasuh anak bukanlah hal yang bisa dipahami oleh orang yang tidak pernah mengalaminya. Ia merasa perlakuan Vadel Badjideh sangat menyakitkan dan tidak adil bagi putrinya. Menurutnya, proses pengasuhan adalah perjalanan emosional yang mendalam, dan hanya orang tua yang benar-benar merasakan bagaimana rasanya.
"Sakit bangetlah," ungkapnya, menunjukkan betapa besar rasa sakit yang dirasakannya akibat situasi ini.
Advertisement
Nikita Mirzani memberikan perhatian pada denda sebesar Rp1 miliar yang dijatuhkan kepada Vadel Badjideh terkait kasus ini. Ia berpendapat bahwa jumlah denda tersebut seharusnya lebih tinggi dibandingkan dengan keputusan yang telah ditetapkan oleh Majelis Hakim. "Denda? Harusnya dendanya lebih banyak dari itu. Uang Rp12 miliar tidak bisa mengembalikan anak saya lagi," ungkap Nikita Mirzani.
Dalam pandangannya, besaran denda tersebut tidak sebanding dengan kerugian yang dialaminya.
Nikita menekankan bahwa uang yang ditetapkan tidak akan mampu mengembalikan kondisi anaknya. Ia berharap agar keadilan dapat ditegakkan dengan lebih tegas dalam kasus ini, sehingga pelaku dapat merasakan konsekuensi dari tindakan yang telah dilakukan.
Nikita Mirzani menyatakan ketidakpuasannya terhadap putusan yang dijatuhkan kepada Vadel Badjideh. Ia berharap agar Vadel Badjideh mendapatkan hukuman seumur hidup atas tindakan yang dilakukannya terhadap putrinya.
"Enggak, enggak puas. (Inginnya) selama-lamanya," ungkap Nikita Mirzani.
Advertisement