Menakar Fiskal & Moneter
Menakar Fiskal & Moneter Lihat Selengkapnya
Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bareng Dudung Bahas Pertahanan dan Keamanan di Tengah Geopolitik Dunia

{{caption}}
Rosan Temui Prabowo, Lapor Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp 498 Triliun

{{caption}}
Prabowo Targetkan 17 Gigawatt PLTS Bisa Terbangun pada 2026 Ini

{{caption}}
Prediksi Atalanta vs Lazio: Peluang Rebut Gelar Musim Ini

{{caption}}
Tiga Prajurit Jepang Tewas Akibat Ledakan Peluru Meriam Saat Latihan Militer

{{caption}}
Mati Lampu, KRL Green Line Sempat Terhenti di Antara Stasiun Kebayoran Lama dan Sudimara

Topik Terkait
{{caption}}
Sri Mulyani Yakin Rupiah Bakal Menguat

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan yang didorong oleh konsistensi dalam kebijakan stabilisasi yang diterapkan oleh Bank Indonesia.

{{caption}}
Bos BI Klaim Performa Rupiah Menguat Dibandingkan Mata Uang Negara Berkembang Lain

Per 20 Mei 2025, tercatat nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menguat sebesar 1,13 persen point to point (ptp) dibandingkan dengan posisi akhir April 2025.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Pertahankan Rupiah hingga Menguat 1,13 Persen

Nilai tukar rupiah tetap stabil dan cenderung menguat, didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia.

{{caption}}
Kurs Rupiah Tembus Rp16.500 per USD, Gubernur Bank Indonesia: Lebih Perkasa dari Mata Uang Negara Lain

Bank Indonesia melihat kurs Rupiah justru mengalami tren penguatan dibandingkan periode sama pada bulan sebelumnya.

{{caption}}
BI Klaim Pelemahan Rupiah Lebih Baik dari Bath Thailand hingga Won Korea, Ini Datanya

Kebijakan moneter dalam jangka pendek diarahkan untuk memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah dan menarik aliran masuk modal asing.

{{caption}}
Sri Mulyani Buka Suara, Ini Alasan Sebenarnya yang Buat Nilai Tukar Rupiah Melemah

Kondisi ini menyebabkan penguatan mata uang dolar AS terhadap mata uang dunia lainnya hingga Rupiah.

{{caption}}
Sri Mulyani: Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Masih Lebih Baik Dibanding Ringgit

Kinerja Rupiah yang masih baik tersebut didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan surplus neraca perdagangan barang.

{{caption}}
Dampak Konflik Geopolitik, DPR Sebut Rupiah Masih Lebih Baik Ketimbang Mata Uang Lain

DPR mencermati dinamika dan dampak dari konflik geopolitik

DPR
{{caption}}
Sri Mulyani Komentari Pelemahan Nilai Tukar Rupiah: Negara Lain Lebih Parah

Menyikapai Rupiah terus melemah, Kementerian Keuangan terus memperkuat koordinasi bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan.

{{caption}}
Bukan Konflik Iran Vs Israel, Ternyata Ini Biang Kerok Rupiah Anjlok

Menko Airlangga membeberkan biang kerok Rupiah anjlok beberapa waktu lalu.

{{caption}}
Kurs Rupiah Anjlok 2,02 Persen, Gubernur BI: Lebih Baik Dibanding Ringgit Malaysia

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan, nilai tukar Rupiah hingga 19 Maret 2024 relatif stabil.

{{caption}}
Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Lebih Baik Dibandingkan Ringgit Malayia dan Won Korsel

Per 20 Februari 2024, nilai tukar Rupiah kembali menguat 0,77 persen secara poin to poin (ptp) setelah pada Januari 2024 melemah 2,43 persen.

{{caption}}
Ternyata Ada Emiten yang Diuntungkan dari Pelemahan Rupiah yang Tembus Rp17.000 per USD

Kondisi ini justru membelah pasar menjadi dua kubu besar yakni emiten yang diuntungkan oleh penguatan dolar AS dan emiten yang justru tertekan.

{{caption}}
Dibayangi Ketidakpastian Global, Kurs Rupiah Diprediksi Melemah ke Level Rp17.200 per USD

Adapun pada perdagangan sebelumnya, Senin (20/4), Rupiah justru menunjukkan penguatan.

{{caption}}
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.180 per Dolar AS

Rupiah diprediksi bergerak fluktuatif dan cenderung melemah di kisaran Rp17.140–Rp17.180 per dolar AS, dipengaruhi tekanan global dan konflik Timur Tengah.

{{caption}}
Perkuat Ketersediaan Rupiah, Kas Keliling BI Papua Sasar Wilayah 3T

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua terus mengoptimalkan program Kas Keliling BI Papua untuk memastikan uang rupiah layak edar tersedia di daerah 3T, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya merawat rupiah.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.127 per USD

Pergerakan rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.

{{caption}}
BI Komitmen Penuh Optimasi Operasi Moneter Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global

Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmen penuh dalam optimasi operasi moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, merespons depresiasi akibat ketidakpastian global dan konflik geopolitik.

{{caption}}
Kurs Rupiah Sentuh Level Rp17.105 per USD, Bank Indonesia Respons Begini

Di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi, maka saat ini stabilitas menjadi prioritas utama bagi Bank Indonesia (BI).

{{caption}}
Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.105 per USD, Tenggat Waktu Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasar

Sepanjang sesi perdagangan, Rupiah bahkan sempat tertekan lebih dalam hingga melemah 75 poin sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan menjelang penutupan.

{{caption}}
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, BI Turun Tangan Intervensi

Nilai tukar Rupiah semakin melemah dan mencapai Rp 16.985 per dolar AS akibat dampak konflik di Timur Tengah.

{{caption}}
Purbaya Yakin Kurs Rupiah Masih Kuat: Yang Enggak Punya Duit yang Jelek-Jelekin

Berkaca pada pengalaman di perang-perang sebelumnya, Purbaya menyebut depresiasi atau pelemahan Rupiah hanya di kisaran 0,3 persen.

{{caption}}
Prabowo Harap Skenario Terburuk di Timur Tengah Tak Terjadi, Waspadai Dampak Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapan agar skenario terburuk di Timur Tengah tidak terjadi, seraya menegaskan kewaspadaan pemerintah terhadap potensi Dampak Konflik Timur Tengah pada perekonomian nasional.

{{caption}}
Airlangga Paparkan Skenario Terburuk Defisit APBN Capai 4,06 Persen Akibat Konflik Asia Barat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan skenario terburuk Defisit APBN yang dapat mencapai 4,06 persen, memicu kekhawatiran akibat eskalasi konflik di kawasan Asia Barat.