Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Azizah Salsha dan YouTuber Resbob-Bigmo Sepakat Damai di Kasus Pencemaran Nama Baik

{{caption}}
Operasi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan, Total 3 Ton Ikan Terjaring dalam Tiga Jam

{{caption}}
ASN di Kupang Didenda Rp 1 Juta Gara-Gara Merokok di Kantor Bupati

{{caption}}
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, Menteri Hukum Mengaku Belum Tahu Kasusnya

{{caption}}
Petugas Tangkap Ikan Sapu-Sapu di Jabkar Dapat Hadiah Uang dan Liburan ke Ancol

{{caption}}
D4vd Ditangkap terkait Kasus Kematian Celeste Rivas Hernandez yang Jenazahnya Ditemukan di Mobil

Topik Terkait
{{caption}}
Rupiah Melemah: Tembus Rp16.903 per Dolar AS di Tengah Tekanan Global

Nilai tukar Rupiah kembali melemah, mencapai Rp16.903 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat, 20 Februari 2026, mencerminkan tekanan dari sentimen global.

{{caption}}
Gubernur BI Sebut Rupiah Bakal Menguat Ikuti Ekonomi, Kurs Sekarang Undervalued

Menurut Bank Indonesia, pelemahan nilai tukar Rupiah tersebut terutama dipengaruhi oleh tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

{{caption}}
Gubernur BI Akui Pelemahan Rupiah Terpengaruh Isu Pencalonan Deputi Gubernur

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebut isu fiskal dan dinamika proses pencalonan Deputi Gubernur Bank Indonesia turut menjadi perhatian investor.

{{caption}}
Bank Indonesia Buka Suara Soal Rupiah Terus Melemah

Bank Indonesia akan terus berada di pasar untuk memastikan nilai tukar Rupiah bergerak sesuai dengan nilai fundamental dan mekanisme pasar yang sehat.

{{caption}}
Insentif Pemerintah Tak Berdampak, Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Sentuh Level Rp16.500 per USD

Saat ini, permasalahan yang muncul di industri dalam negeri menurunnya permintaan akibat menipisnya jumlah kelas menengah.

{{caption}}
Rupiah Terus Anjlok, BI: Masih Lebih Baik dari Negara Lain

Mata uang Rupiah dilevel Rp16.097 atau menguat 3 point pada penutupan perdagangan sore ini.

{{caption}}
BI Klaim Pelemahan Rupiah Lebih Baik dari Bath Thailand hingga Won Korea, Ini Datanya

Kebijakan moneter dalam jangka pendek diarahkan untuk memperkuat efektivitas stabilisasi nilai tukar rupiah dan menarik aliran masuk modal asing.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Anjlok, Menko Airlangga: Karena Ekonomi Amerika Membaik

Pelemahan rupiah terjadi karena pelaku pasar masih terpengaruh dengan sikap bank sentral yang tidak terburu-buru memangkas suku bunga.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Sentuh Level Rp16.000, Gubernur BI: Nggak Usah Kaget, Nggak Usah Bingung

Perry menegaskan, dari hari ke hari, kinerja nilai tukar Rupiah bergerak sangat dinamis. Pihaknya optimis bahwa Rupiah tetap stabil dan akan cenderung menguat.

{{caption}}
Kurs Rupiah Anjlok 2,02 Persen, Gubernur BI: Lebih Baik Dibanding Ringgit Malaysia

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan, nilai tukar Rupiah hingga 19 Maret 2024 relatif stabil.

{{caption}}
Gubernur BI Beberkan Penyebab Menguatnya Nilai Tukar Dolar AS, Buat Rupiah Tak Berdaya

Hal itu tercermin pada yield US Treasury yang meningkat sejalan dengan premi risiko jangka panjang dan inflasi yang masih di atas prakiraan pasar.

{{caption}}
Rupiah Lebih Perkasa dari Ringgit Malaysia dan Baht Thailand, Ini Buktinya

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengakui nilai tukar Rupiah masih tertekan oleh dolar AS.

{{caption}}
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp17.127 per USD

Pergerakan rupiah masih berada dalam tekanan akibat sentimen pasar yang cenderung berhati-hati.

{{caption}}
Kurs Rupiah Sentuh Level Rp17.105 per USD, Bank Indonesia Respons Begini

Di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi, maka saat ini stabilitas menjadi prioritas utama bagi Bank Indonesia (BI).

{{caption}}
Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.105 per USD, Tenggat Waktu Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasar

Sepanjang sesi perdagangan, Rupiah bahkan sempat tertekan lebih dalam hingga melemah 75 poin sebelum akhirnya sedikit memangkas pelemahan menjelang penutupan.

{{caption}}
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, BI Turun Tangan Intervensi

Nilai tukar Rupiah semakin melemah dan mencapai Rp 16.985 per dolar AS akibat dampak konflik di Timur Tengah.

{{caption}}
Purbaya Yakin Kurs Rupiah Masih Kuat: Yang Enggak Punya Duit yang Jelek-Jelekin

Berkaca pada pengalaman di perang-perang sebelumnya, Purbaya menyebut depresiasi atau pelemahan Rupiah hanya di kisaran 0,3 persen.

{{caption}}
Prabowo Harap Skenario Terburuk di Timur Tengah Tak Terjadi, Waspadai Dampak Ekonomi Indonesia

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan harapan agar skenario terburuk di Timur Tengah tidak terjadi, seraya menegaskan kewaspadaan pemerintah terhadap potensi Dampak Konflik Timur Tengah pada perekonomian nasional.

{{caption}}
Rupiah Masih Bertengger di level Rp 17.000, Ini Proyeksi Pekan Depan

Ibrahim memproyeksikan dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat bergerak cukup lebar di rentang Rp 17.040 hingga Rp 17.200.

{{caption}}
Rupiah Menguat di Pagi Hari, Sentuh Level Rp17.083 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah menguat pada Jumat pagi, bergerak positif di tengah dinamika pasar valuta asing. Penguatan ini membawa rupiah ke level Rp17.083 per dolar AS.

{{caption}}
Kurs Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah, Sentuh Rp17.140 Akibat Geopolitik

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (9/4), rupiah ditutup melemah 80 poin ke level Rp 17.092 dari posisi sebelumnya Rp 17.012.

{{caption}}
Ketahanan Energi dan Ujian Fiskal Indonesia: Menghadapi Guncangan Global dengan Strategi Adaptif

Indonesia menghadapi ujian berat terhadap ketahanan energi dan fiskal di tengah gejolak global, menuntut strategi adaptif untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan kepercayaan pasar.

{{caption}}
Konflik Iran dan AS Tekan Rupiah ke Level Rp16.886

Rupiah melemah ke Rp16.886 per dolar AS dipicu konflik Iran, gangguan Selat Hormuz, serta kekhawatiran pasar terhadap data inflasi AS dan kredibilitas fiskal.

{{caption}}
Cadangan Devisa Indonesia Februari 2026 Turun Tipis, BI Pastikan Ketahanan Tetap Kuat

Bank Indonesia mencatat posisi Cadangan Devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 mengalami penurunan, namun masih berada di level tinggi dan cukup untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.