Mentan Siapkan Rp20 Triliun untuk Peternakan Ayam Terintegrasi Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengumumkan pembangunan Peternakan Ayam Terintegrasi senilai Rp20 triliun mulai 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis dan ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Ia akan membangun peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun mulai tahun 2026. Langkah ini bertujuan mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Proyek ambisius ini akan mencakup peternakan ayam pedaging dan petelur yang terintegrasi di seluruh Indonesia. Fokus utamanya adalah wilayah yang masih mengalami kekurangan pasokan daging ayam dan telur. Investasi besar ini diharapkan mampu menekan potensi kelangkaan dan menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pendanaan proyek ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Kementerian Pertanian dan Danantara. Rosan Perkasa Roeslani, CEO Danantara, turut berperan dalam pendanaan serta pelaksanaan program ini. Seluruh proses perencanaan dan studi kelayakan (pra-FS) ditargetkan selesai dalam waktu singkat.
Investasi Jumbo untuk Ketahanan Pangan Nasional
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan. Pembangunan peternakan ayam terintegrasi senilai Rp20 triliun ini menjadi bukti nyata. "Akan dibangun peternakan ayam pedaging, dan petelur (yang) terintegrasi. Itu ada anggaran khusus Rp20 triliun, kita akan buat di seluruh Indonesia," kata Amran di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (08/11).
Proyek ini bukan hanya sekadar investasi, melainkan strategi jangka panjang. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. Terutama dalam memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat Indonesia.
Amran menjelaskan bahwa peternakan ini akan dibangun secara menyeluruh. Lokasinya diprioritaskan di wilayah yang masih kekurangan pasokan daging ayam dan telur. Ini untuk memastikan distribusi yang merata.
Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis
Salah satu tujuan utama pembangunan peternakan ayam terintegrasi ini adalah mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya untuk memperbaiki gizi anak bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Kementan berupaya keras agar pasokan protein tidak terganggu. "Kita (akan) mensuplai (program MBGs), jangan sampai telur dan ayamnya ke depan shortage atau kekurangan. Jadi kita siapkan dari sekarang," ujarnya. Kesiapan ini penting untuk keberlanjutan program MBG.
Dengan sistem peternakan terintegrasi, produksi ayam dan telur diharapkan meningkat signifikan. Hal ini akan menjamin ketersediaan bahan baku MBG. Selain itu, juga akan membantu menjaga stabilitas harga di pasaran.
Kolaborasi Strategis dan Target Pelaksanaan
Investasi besar ini merupakan hasil kerja sama strategis antara Kementerian Pertanian dan Danantara. Danantara mengambil peran penting dalam pendanaan dan pelaksanaan program. "Pendanaan dari Danantara, akan dibangun di seluruh Indonesia yang kekurangan, shortage, untuk daging ayam dan telur," jelas Amran.
Pemerintah menargetkan seluruh proses perencanaan dan studi kelayakan (pra-feasibility study/FS) selesai dalam waktu singkat. Ini agar proyek dapat segera dimulai pada Januari 2026. Amran optimistis proyek ini akan berjalan lancar dengan dukungan semua pihak.
Pembangunan peternakan ini akan menjadi fondasi utama. Tujuannya adalah menjaga keberlanjutan pasokan protein hewani. "Kita mulai sekarang pra-FS (feasibility study. Kemudian insyaallah mudah-mudahan Januari sudah start," kata Amran. Ia berharap dana Rp20 triliun dari Danantara dapat segera dicairkan.
Sumber: AntaraNews