BPS NTB Libatkan 5.210 Petugas untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Seluruh Wilayah
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTB mengerahkan ribuan petugas lapangan guna memastikan data Sensus Ekonomi 2026 akurat dan komprehensif. Pembaca akan mengetahui pentingnya peran mereka.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menyiapkan ribuan petugas untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 5.210 mitra pendataan akan diterjunkan ke 10 kabupaten/kota di seluruh wilayah NTB. Mereka akan bertugas selama dua bulan penuh, mulai dari Juni hingga Agustus 2026, untuk mengumpulkan data penting seputar aktivitas ekonomi masyarakat.
Para petugas ini memiliki peran krusial dalam memastikan seluruh aktivitas ekonomi masyarakat tercatat secara lengkap dan akurat. Pendataan langsung akan dilakukan kepada setiap rumah tangga dan pelaku usaha di masing-masing wilayah kerja. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan data berkualitas tinggi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Kepala BPS Provinsi NTB, Wahyudin, menekankan pentingnya kualitas data yang berawal dari proses pendataan yang berkualitas. Oleh karena itu, BPS memerlukan mitra yang kompeten, berintegritas, dan siap bekerja secara profesional di lapangan. Keberhasilan sensus ini sangat bergantung pada dedikasi serta ketelitian para petugas di garis depan.
Peran Krusial Mitra Pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 NTB
Mitra pendataan merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang komprehensif. Mereka bertanggung jawab untuk mencatat setiap aktivitas ekonomi, mulai dari usaha mikro hingga skala besar, yang berlangsung di masyarakat. Keakuratan data yang mereka kumpulkan akan menjadi fondasi penting bagi analisis ekonomi daerah serta perumusan strategi pembangunan yang tepat sasaran.
BPS Provinsi NTB mencari petugas yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, tetapi juga memahami karakteristik geografis dan sosial wilayah tugasnya. Pemahaman lokal ini sangat penting untuk menjangkau seluruh pelaku usaha dan rumah tangga, termasuk yang berada di daerah terpencil. Kesiapan menjalankan tanggung jawab secara profesional dan penuh integritas juga menjadi prioritas utama BPS.
Wahyudin secara tegas menyatakan bahwa data berkualitas dimulai dari pendataan yang berkualitas. Oleh karena itu, BPS membutuhkan mitra yang kompeten, berintegritas tinggi, dan siap bekerja keras di lapangan dalam berbagai kondisi. Proses seleksi ketat memastikan hanya individu terbaik yang terlibat dalam kegiatan penting ini, demi menghasilkan data yang valid dan reliabel.
Rekrutmen Mitra Tambahan untuk Dukungan Statistik BPS yang Berkelanjutan
Selain merekrut 5.210 petugas khusus untuk Sensus Ekonomi 2026, BPS juga sedang melaksanakan rekrutmen mitra tambahan melalui mekanisme serupa. Rekrutmen ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan sumber daya mitra statistik yang dapat mendukung berbagai kegiatan pengumpulan data yang dilaksanakan BPS secara berkala. Ini merupakan langkah antisipatif untuk kebutuhan di masa mendatang.
Perlu dicatat bahwa tidak semua peserta yang dinyatakan lulus dalam rekrutmen tambahan ini akan otomatis ditugaskan pada kegiatan Pendataan Sensus Ekonomi 2026. Kebutuhan mitra untuk sensus tersebut telah ditetapkan secara spesifik sebanyak 5.210 orang. Proses rekrutmen mitra tambahan lebih ditujukan untuk membangun basis calon mitra yang sewaktu-waktu dapat menjadi pendukung bagi berbagai kegiatan statistik BPS lainnya sesuai kebutuhan.
Mitra yang memenuhi kualifikasi dan telah melalui proses seleksi dapat dipertimbangkan untuk mendukung kegiatan statistik lainnya sesuai kebutuhan di lapangan. BPS secara rutin melaksanakan beragam kegiatan statistik, seperti survei harga, survei pertanian, dan survei sosial, yang semuanya memerlukan dukungan petugas terampil. Fleksibilitas ini memastikan BPS memiliki sumber daya yang cukup dan terlatih untuk berbagai survei dan sensus di masa depan.
Sumber: AntaraNews