Kominfo Sulbar Gencarkan Sosialisasi Demi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Barat (Kominfo Sulbar) intensifkan penyebaran informasi demi suksesnya Sensus Ekonomi 2026 yang krusial bagi pembangunan daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo Sulbar) mengambil langkah proaktif untuk memastikan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Upaya ini dilakukan dengan menyebarkan informasi secara masif ke berbagai kanal komunikasi. Koordinasi erat telah terjalin antara Kominfo Sulbar dan Badan Pusat Statistik (BPS) Sulbar guna menyukseskan agenda nasional ini.
Kepala Kominfo Provinsi Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menyatakan bahwa pertemuan koordinasi dengan BPS Sulbar telah dilaksanakan di Mamuju pada Jumat lalu. Pertemuan ini bertujuan untuk menyelaraskan strategi dukungan dalam mensukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan akan dimulai pada Mei 2026.
Langkah strategis ini mencakup optimalisasi sosialisasi dan publikasi kepada masyarakat luas, baik melalui media sosial, media massa, maupun pemasangan baliho dan berbagai kanal komunikasi lainnya. Selain itu, penguatan tata kelola data statistik sektoral juga menjadi fokus utama dalam kolaborasi kedua lembaga ini.
Kolaborasi Kominfo dan BPS untuk Data Akurat
Kolaborasi antara Kominfo Sulbar dan BPS Sulbar menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran dan akurasi data Sensus Ekonomi 2026. Muhammad Ridwan Djafar menegaskan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan penuh serta memperkuat kerja sama ini. Dukungan tersebut tidak hanya terbatas pada aspek sosialisasi, tetapi juga pada penguatan tata kelola data statistik sektoral.
"Kami siap memberikan dukungan dan memperkuat kolaborasi dalam mensukseskan Sensus Ekonomi 2026. Kerja sama ini juga penting dalam memperkuat tata kelola data statistik sektoral yang sangat dibutuhkan secara internal oleh Pemprov Sulbar," jelas Ridwan Djafar. Penguatan tata kelola data ini sangat esensial bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah ini selaras dengan visi Gubernur Sulbar yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berbasis data dalam mendukung pembangunan yang tepat sasaran. Momentum kepemimpinan baru di perangkat daerah terkait dan BPS diharapkan mampu menumbuhkan semangat bersama.
Ridwan Djafar juga menambahkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk membangun semangat kolektif dalam penguatan tata kelola data statistik sektoral. Tujuannya adalah untuk menghasilkan data yang lebih baik dan berkualitas, yang pada akhirnya akan menopang proses pembangunan daerah. "Ini saat yang tepat untuk membangun semangat bersama dalam penguatan tata kelola data statistik sektoral sehingga menghasilkan data yang lebih baik untuk pembangunan," tegasnya.
Pentingnya Sensus Ekonomi 2026 bagi Pembangunan
Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan yang diberikan oleh Kominfo Sulbar. Menurutnya, partisipasi aktif dari semua pihak sangat krusial untuk keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Sensus ini bukan hanya menjadi tanggung jawab BPS semata, melainkan milik seluruh elemen masyarakat Indonesia.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Diskominfo Provinsi Sulbar yang akan memberikan dukungan dan siap membantu mensukseskan Sensus Ekonomi 2026, termasuk mendukung pelaksanaannya di lapangan," kata Suri Handayani. Dukungan di lapangan menjadi vital untuk menjangkau seluruh pelaku ekonomi.
Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi perekonomian di seluruh wilayah Indonesia. Informasi ini akan sangat bermanfaat bagi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga masyarakat umum. Perencanaan kebijakan yang efektif sangat bergantung pada data yang akurat.
Suri Handayani menekankan bahwa data Sensus Ekonomi adalah dasar penting bagi perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan. Oleh karena itu, partisipasi serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan agar sensus ini dapat berjalan dengan sukses dan mencapai tujuannya. "Data Sensus Ekonomi sangat penting sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan. Karena itu, partisipasi dan dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar sensus ini berjalan sukses," pungkasnya.
Sumber: AntaraNews