Momen Iduladha, Istri Bawa Nasi Kebuli Jenguk Noel Ebenezer di Rutan KPK
Meski kunjungan singkat, Silvia mengaku senang bisa bertemu dan berbincang dengan Noel.
Silvia Rinita Harefa, kembali menjenguk suaminya mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer (Noel), di Rutan KPK pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau Rabu (27/5). Meski kunjungan singkat, Silvia mengaku senang bisa bertemu dan berbincang dengan Noel.
"Suasana di dalam sih suasananya Lebaran Iduladha ya. Keluarga semuanya pada silaturahmi, gitu kan. Kumpul semua di dalam tuh. Jadi rata-rata sih anak-anak pada datang semua ya, ngumpul, anak istri Bang Noel ada datang," kata Silvia kepada wartawan, Rabu (27/5).
Silvia mengatakan, kondisi Noel di Rutan KPK dalam keadaan sehat. Di waktu pertemuan singkat, Noel curhat kepada Silvia supaya proses hukum menjeratnya agar cepat selesai.
Silvia berharap, vonis majelis hakim akan memberikan hukuman ringan dan adil. Meski demikian, Silvia tetap berharap bahwa Noel dapat dibebaskan dari perkara tersebut.
"Kalau vonis ya semoga ya majelis hakim nanti memberikan hukuman untuk Bang Noel yang seringan-ringannya dan seadil-adilnya gitu. Kita doain ya. Kalau keinginan yang paling dalam sih pengennya dibebaskan," tutur Noel.
Bawa Nasi Kebuli
Berbeda dari Idulfitri, kali ini Silvia membawa nasi kebuli untuk Noel. Bekal ini merupakan jatah diberikan panitia koordinator.
"Kalau tadi sih bawa nasi kebuli. Karena kan ada panitianya kan, jadi kita bayar tuh panitia yang koordinator. Ada nasi kebuli, terus ada buah jeruk, sama kayak pastel gitulah," kata Silvia.
Selain nasi kebuli, Silvia juga membawa beberapa jenis makanan lain seperti nasi ayam, ikan, hingga sayur asem. Sementara untuk minumannya, Silvia membekali Noel dua gelas air kelapa.
"Terus minumannya air kelapa dua gelas. Sama tadi ada susulan lagi tuh nasi ayam ikan apa ya, nila kalau nggak salah sama sayur asem," kata dia.
Pembelaan Noel Ebenezer
Sebagai informasi, terdakwa mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel selesai menjalani sidang pleidoi dalam kasus dugaan korupsi pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
Usai membacakan nota pembelaannya, hakim menentukan tanggal pembacaan putusan atau vonis yang diagendakan pada pekan depan, Kamis 4 Juni 2026.
"Pada akhirnya saya tinggal menunggu ketukan hakim terhadap diri saya ya, tanggal 4 Juni. Saya berharap ada keputusan yang seadil-adilnya," ujar Noel pasca sidang pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/5).
Dia menegaskan, pernyataanya bukan soal meminta belas asih. Melainkan bagaimana hukum dapat ditegakkan seadil-adilnya terhadap dirinya yang sudah mengakui perbuatan dan rasa bersalah juga penyesalan.
"Saya mengakui, saya salah dan saya menyesal tapi Ini bukan bukan soal belas kasih, tapi soal prinsip keadilan. Paling penting adalah prinsip keadilan buat publik itu sendiri. Karena kan publik juga berharap ada sebuah rasa keadilan untuk mereka juga selain buat diri saya," tutur Noel.