Terungkap, Kebiasaan Bertetangga Wamenaker Immanuel Ebenezer Sebelum Terjerat OTT KPK
Immanuel Ebenezer, Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan mantan Ketua Joman, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK karena dugaan pemerasan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja melakukan penangkapan terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, yang lebih dikenal dengan sapaan Noel.
Setelah penangkapan tersebut, suasana di rumah Noel yang terletak di Taman Manggis Permai Blok P, Cilodong, Depok, terlihat sangat sepi.
Rumah dengan pagar putih itu seakan tidak menunjukkan aktivitas apapun. Meskipun sebelumnya rumah ini menjadi tempat tinggal orang tua, istri, dan anaknya, kini tampak kosong.
Dari dalam rumah, terdengar suara gonggongan anjing, serta terdapat sebuah mobil dan beberapa sepeda listrik.
Namun, saat para jurnalis berusaha mengkonfirmasi keadaan di kediaman Noel, tidak ada seorang pun penghuni yang merespons. Di samping rumah Noel, ada kandang burung yang menjadi saksi bisu dari sepinya suasana rumah tersebut pasca operasi tangkap tangan oleh KPK.
Salah satu petugas keamanan perumahan, Sodik, mengenal Noel seperti halnya warga lainnya. Sebelum menjabat sebagai Wamenaker, Noel sering berinteraksi dengan masyarakat sekitar dan tinggal bersama orang tuanya.
"Dia berbaur juga sama masyarakat, (tinggal) sama orang tuanya, dia di sini sama istrinya, cuma tidak disini, udah pindahkan dia di rumah dinas," ungkapnya.
Meskipun kini menempati rumah dinas, Noel masih sesekali mengunjungi rumahnya di Depok. Hal ini diperkuat oleh Sodik yang mengamati kepulangan Noel untuk bertemu orang tuanya sebelum ditangkap oleh KPK.
"Kemarin hari Minggu sih pulang kemari, saya sih ngeliat aja," ujar Sodik.
Mendukung masyarakat dengan sukarela
Salah satu warga setempat, Yadi, mengungkapkan rasa prihatin ketika mendengar berita tentang penangkapan Noel oleh KPK.
Menurut Yadi, Noel dikenal sebagai sosok yang baik hati dan sering membantu masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.
"Ya saya sebagai tetangga ya prihatin juga, karena dia disini juga orang baik gitu loh, suka bantu. Saya suka dibantu, banyak yang dibantu, kadang-kadang suka santunan pernah," ungkap Yadi.
Selama Noel tinggal di Perumahan Taman Manggis Permai, Yadi tidak pernah bermasalah dengan tetangga lainnya.
Yadi mengenal Noel sejak kecil hingga dewasa, dan ia merasa tidak menyangka akan kejadian ini.
"Gak ngira kayak gini kan, kita prihatin. Apalagi tetangga ya, tetangga, teman main, teman dari kecil," ujarnya.
Yadi pun mengenang momen-momen ketika Noel menghabiskan waktu di Perumahan Taman Manggis Permai. Saat memiliki waktu luang, Noel sering datang dan berinteraksi dengan warga sekitar.
"Dia kalau lagi liburan disini, lagi kosong dia ke main catur, kalau kosong, main catur paling sejam, dua jam ngilangin stress," jelas Yadi.
OTT KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang juga dikenal dengan nama Noel.
Hal ini telah dikonfirmasi oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, yang menyatakan,
"Iya benar," saat ditanya mengenai penangkapan tersebut pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Fitroh menjelaskan bahwa penangkapan Wakil Menteri Ketenagakerjaan tersebut berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perusahaan yang mengurus sertifikasi K3.
K3 sendiri merujuk pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang meliputi berbagai langkah untuk mencegah kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
"Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3," ungkap Fitroh.
Fitroh memastikan bahwa Noel saat ini sudah berada di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. Dia menambahkan bahwa OTT ini merupakan bagian dari rangkaian operasi yang dilakukan semalam.
"Sudah (di KPK), rangkaiannya dari semalam," jelasnya.
Dalam operasi yang berlangsung pada malam Rabu, 20 Agustus 2025, sejumlah barang bukti berhasil disita.
"Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil dan ada motor ducati," katanya.
Namun, ia belum merinci jumlah uang yang berhasil diamankan dalam operasi tersebut. Penangkapan ini menunjukkan keseriusan KPK dalam memberantas praktik korupsi yang terjadi di berbagai sektor, termasuk di lingkungan kementerian.
Sosok Immanuel Ebenezer
Immanuel Ebenezer Gerungan, yang lebih dikenal dengan nama Noel, lahir di Riau pada tanggal 22 Juli 1975. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang sosial di Universitas Satya Negara Indonesia pada tahun 2004.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Noel memiliki pengalaman sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN, yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero), yang dikenal dengan nama PT Mega Eltra, dari bulan Juni 2021 hingga Maret 2022.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (Joman) yang memberikan dukungan kepada Joko Widodo dalam Pilpres 2019.
Perjalanan politik Immanuel Ebenezer menunjukkan dinamika yang cukup menarik. Dia semula mendukung Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024, namun kemudian mengalihkan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Selanjutnya, ia bergabung dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan diangkat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam Kabinet Merah Putih.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, Immanuel Ebenezer memiliki total kekayaan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp 17,62 miliar.
Kekayaan terbesarnya berasal dari aset tanah dan bangunan yang bernilai Rp 12,15 miliar, serta koleksi lima alat transportasi yang bernilai Rp 3,34 miliar, termasuk di antaranya adalah Toyota Land Cruiser tahun 2023.