Prabowo Kurban Sapi Seberat 1,3 Ton di Masjid Istiqlal, Gibran Kurban Sapi Seberat 1,2 Ton
Kemarin, kata Nasaruddin, komponen masyarakat juga telah memberikan hewan kurbannya kepada panitia di Masjid Istiqlal.
Presiden Prabowo Subianto memberikan seekor sapi dengan berat 1,3 ton di Masjid Istiqlal pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sementara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkurban sapi seberat 1,2 ton.
"Berat sapinya bapak presiden itu 1,3 ton ya. Sedangkan wapres 1,2 ton. Kita sudah cek, ada juga semacam sertifikatnya bahwa itu sudah diperiksa oleh tim kesehatan dari Kementerian Kesehatan, sudah semuanya sehat," kata Menteri Agama Nasaruddin Umar kepada wartawan, Rabu (27/5).
Kemarin, kata Nasaruddin, komponen masyarakat juga telah memberikan hewan kurbannya kepada panitia di Masjid Istiqlal. Total hewan kurban mencapai 82 ekor, yang terdiri dari 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, dan seekor domba. Pihak Masjid Istiqlal juga masih membuka penerimaan hewan kurban hingga Jumat, 29 Mei 2026.
"Ya, kita masih menerima sampai besok ya, sampai lusa. Kan pembagian pengurbanan itu hari tasyrik, hari Rabu, jadi kita masih memotong Kamis, Jumat, Sabtu. Nah, jumlah hari ini berapa teman-teman? 63 ekor sapi, 18 ekor kambing, satu ekor domba," ungkapnya.
Penyaluran Hewan Kurban
Nasaruddin menambahkan, pada tahun ini Masjid Istiqlal tidak menyalurkan daging kurban langsung kepada masyarakat, kecuali karyawan. Badan Pengelola Masjid Istiqlal akan menyalurkan melalui masjid-masjid binaan.
"Kita hanya kupon berdasarkan absensi kepegawaian kita. Nah, yang lainnya itu kita serahkan kepada masjid binaan-binaan Istiqlal yang sudah tercatat," ungkapnya.
Selain masjid, daging kurban juga akan disalurkan melalui mushla binaan, panti asuhan, majelis taklim yang dibina juga oleh Istiqlal, perguruan tinggi Islam, pondok pesantren, dan madrasah yang punya relasi dengan Masjid Istiqlal.
Meski begitu, dia menyebut panitia kurban tetap mempertanggungjawabkan kepada para penyumbang dengan memberikan laporan hasil.
Sumbangan Hewan Gereja Katedral
Hewan kurban di Masjid Istiqlal tidak hanya berasal dari masyarakat muslim, tapi juga pihak Non-Muslim seperti Gereja Katedral. Namun, Nasaruddin mengatakan pemberian tersebut tidak bisa dikatakan sebagai kurban.
Meski begitu, ia menyambut baik apa yang telah diberikan oleh pihak Gereja Kadetral. Menurutnya, ini adalah bentuk kepedulian untuk masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, manajemen Hotel Bodobudur turut menyumbangkan sebanyak 25 ekor sapi ke Masjid Istiqlal dalam Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
"Bahkan separuh di antara hewan kurban yang kita sembelih di antara 60-an itu, berasal dari kawan-kawan kita dari masyarakat umum. Yang mungkin itu tidak dimaksudkan sebagai kurban, karena yang wajib untuk berkurban itu adalah orang Islam yang mampu," tandasnya.
Nasaruddin menegaskan, Hari Raya Iduladha adalah kesempatan untuk berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, ini menjadi momen bagi masyarakat yang membutuhkan terbebas dari krisis protein. "Apapun agamanya, kalau memang bisa ikut berbagi, bagaimana supaya masyarakat itu terbebas daripada krisis protein pada hari-hari Idul Kurban ini, itu sangat dianjurkan sekali," ungkapnya.