Modus Guru Besar Farmasi UGM Lecehkan Mahasiswi Sejak Tahun 2023
Andi menuturkan Satgas PPKS UGM telah melakukan pemeriksaan terhadap kasus kekerasan seksual ini.
Seorang guru besar dari Fakultas Farmasi UGM bernama Edy Meiyanto melakukan kasus kekerasan seksual. Kekerasan seksual ini dilakukan dengan modus memberikan bimbingan dan diskusi kepada korbannya.
Sekretaris UGM Andi Sandi membenarkan kasus kekerasan seksual yang menjerat guru besar farmasi UGM ini. Andi menuturkan Satgas PPKS UGM telah melakukan pemeriksaan terhadap kasus kekerasan seksual ini.
Andi menyebut dalam pemeriksaan Satgas PPKS UGM ini diketahui kasus kekerasan seksual ini dilakukan di luar lingkungan kampus. Ada beberapa modus yang dilakukan pelaku yakni dengan mengajak diskusi dan bimbingan di luar kampus.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan memang lokasi kejadian itu dilakukan di luar kampus. Kalau dilihat (modusnya) ada (mengajak) diskusi, ada juga bimbingan, ada juga pertemuan di luar (kampus) untuk membahas kegiatan-kegiatan atau lomba yang sedang diikuti (korban)," kata Andi, Jumat Sabtu (5/4).
Andi membeberkan kekerasan seksual yang dilakukan ini terjadi pada tahun 2023 hingga 2024 lalu. Sementara kasus ini dilaporkan ke Satgas PPKS UGM pada 2024.
Andi merinci sejauh ini ada 13 orang yang telah diperiksa oleh Satgas PPKS UGM terkait kasus kekerasan seksual ini. 13 orang meliputi saksi dan korban.
"Yang kami periksa, yang diperiksa teman-teman Satgas (PPKS UGM) itu adalah saksi dan korban. Itu kejadian 2023-2024. Yang dilaporkan ke UGM itu ditahun 2024," terang Andi.
Bebas Tugas
Andi menyebut kasus kekerasan seksual ini pertama kali dilaporkan oleh pimpinan Fakultas Farmasi UGM. Berdasarkan laporan itu, Satgas PPKS UGM pun melakukan pemeriksaan.
Andi menambahkan saat ini Edy Meiyanto telah dibebastugaskan dari tanggung jawab pekerjaannya di UGM. Edy Meiyanto sudah dibebastugaskan sejak pertengahan tahun 2024 lalu.
Edy Meiyanto selain merupakan dosen dan guru besar Farmasi UGM juga menjabat sejumlah jabatan lainnya. Jabatan ini diantaranya adalah Kepala Lab Biokimia Pascasarjana Farmasi UGM dan Ketua Cancer Chemoprevention Research Center Farmasi UGM.