Kronologi Lengkap KA Jarak Jauh Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.
Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.
Peristiwa tersebut melibatkan sebuah taksi yang tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan kereta terpaksa berhenti.
"Jadi KRL itu berhenti karena ada taksi yang tertabrak di perlintasan dekat Bulak Kapal," ujar Franoto.
Akibat KRL yang berhenti mendadak di jalur tersebut, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL.
"KRL berhenti, lalu di belakangnya ada KA Argo Bromo Anggrek yang kemudian terjadi tabrakan,” tambahnya.
Kata Saksi Penumpang KRL
Seorang saksi mata sekaligus penumpang KRL, Yandri, mengungkapkan detik-detik terjadinya tabrakan antara KRL dan kereta api jarak jauh di wilayah Stasiun Bekasi Timur.
Yandri menceritakan, sebelum kejadian, kereta yang ditumpanginya sempat didahului oleh kereta lain sekitar 15 menit lebih awal. "Jadi tadi kereta mendahului kereta saya sekitar 15 menit,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 19.30 WIB, KRL yang berada di lokasi sempat berhenti cukup lama. Tidak lama kemudian, kereta api jarak jauh datang dari arah belakang.
"Setengah delapan kereta datang, berhenti agak lama, kemudian menyusul kereta jarak jauh,” kata dia.
Menurutnya, tabrakan terjadi dengan sangat keras hingga menimbulkan suara keras seperti ledakan. "Tabrakan kencang, kereta menabrak gerbong perempuan. Kencang sekali," ungkapnya.
KAI Minta Maaf
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan,” ujar Anne dalam keterangan resminya, Senin (27/4).
KAI akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala seiring perkembangan penanganan di lokasi.
Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.