Puluhan Kapal Gelar Aksi Protes KTT G7 di Danau Jenewa, Soroti Isu Gaza
Ratusan aktivis dari berbagai negara melancarkan Aksi Protes KTT G7 di Danau Jenewa dengan puluhan kapal, menyuarakan keprihatinan atas situasi di Gaza dan peran Swiss.
Sebanyak 25 kapal berjejer di Danau Jenewa pada Sabtu lalu, membentuk aksi protes simbolis menentang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Ratusan aktivis dari 15 negara berkumpul untuk menyuarakan keprihatinan mereka.
Aksi ini berlangsung tepat di seberang Kota Evian, Prancis, lokasi para pemimpin negara G7 bertemu akhir pekan ini. Demonstrasi damai ini didukung oleh Global Sumud Switzerland, sebuah organisasi yang aktif dalam misi kemanusiaan ke Gaza.
Para peserta memprotes sikap Swiss terkait situasi di Gaza, serta perannya dalam pengaturan keamanan KTT. Mereka juga menyoroti dugaan keterlibatan negara G7 dan Swiss dalam genosida yang terjadi di Gaza.
Tuntutan Aktivis dan Keterlibatan Tokoh
Aksi protes KTT G7 ini melibatkan sekitar 100 aktivis dari 15 negara yang berkumpul di tengah Danau Jenewa. Mereka menyuarakan penolakan terhadap peran Swiss dalam konflik Gaza dan pengamanan KTT G7.
Leonore Porchet, seorang anggota parlemen Swiss dari Partai Hijau, turut serta dalam aksi tersebut dan menyatakan pandangannya. Ia menegaskan bahwa negara-negara G7 dan Swiss terlibat dalam genosida yang terjadi di Gaza.
Mantan Wali Kota Jenewa, Remy Pagani, juga terlihat dalam unjuk rasa ini. Pagani memiliki rekam jejak sebagai aktivis kemanusiaan dan pernah ditahan di Israel saat mengikuti misi kapal kemanusiaan ke Gaza.
Lokasi dan Sifat Aksi Damai
Puluhan kapal berkumpul di tengah Danau Jenewa, tepat di seberang Kota Evian, Prancis, tempat KTT G7 berlangsung. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk menarik perhatian langsung dari para pemimpin negara G7 yang hadir.
Pihak penyelenggara aksi, Global Sumud Switzerland, menegaskan bahwa demonstrasi ini berjalan secara damai dan tanpa kekerasan. Organisasi ini dikenal aktif dalam mengorganisir flotilla sipil untuk Gaza dengan tujuan memecah blokade dan mengirimkan bantuan.
Beberapa peserta aksi ini diketahui sebelumnya pernah berpartisipasi dalam misi armada kapal kemanusiaan. Misi tersebut bertujuan untuk menembus blokade dan menyalurkan bantuan ke Gaza, menunjukkan konsistensi perjuangan mereka.
Latar Belakang Protes dan Isu Gaza
Protes ini berakar dari keprihatinan mendalam para aktivis terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Mereka menyoroti peran Swiss dalam pengamanan KTT G7 dan sikapnya terhadap konflik yang sedang berlangsung.
Pernyataan anggota parlemen Swiss, Leonore Porchet, yang menyebut G7 dan Swiss terlibat dalam genosida di Gaza, mencerminkan sentimen kuat para pengunjuk rasa. Kritiknya terhadap kebijakan luar negeri Swiss terkait Gaza telah disuarakan sebelumnya.
Kehadiran Remy Pagani, yang memiliki pengalaman ditahan saat misi flotilla Gaza, menambah bobot moral pada aksi tersebut. Ini menunjukkan bahwa isu Gaza telah menjadi fokus berkelanjutan bagi banyak aktivis internasional dan Swiss.
Sumber: AntaraNews