Serigala Liar Serang Pemukim Israel, 11 Orang Luka-luka
Penyerangan oleh pemukim Israel berlangsung di sekitar danau Galilea, mengakibatkan sebelas orang terluka akibat gigitan serigala.
Setidaknya sebelas wisatawan mengalami luka-luka setelah diserang oleh sekelompok serigala di lokasi perkemahan dekat Danau Galilea, Israel, pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026. Semua korban telah menerima perawatan medis, termasuk vaksin rabies untuk mencegah kemungkinan penularan penyakit.
Menurut laporan dari Ynetnews pada 15 Juni, serangan tersebut terjadi sekitar pukul 02.10 waktu setempat ketika seekor serigala memasuki area perkemahan dan menyerang wisatawan yang sedang beristirahat di dalam tenda. Salah satu korban, Alice, mengaku awalnya mengira bahwa hewan yang mendekatinya adalah anjing peliharaannya. Namun, ia segera diserang dan mengalami luka gigitan di wajah serta tangan.
Setelah insiden tersebut, korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi jahitan dan mendapatkan vaksinasi serta perawatan pencegahan rabies. Nenek dari Alice, Mira Genin, mengungkapkan bahwa suasana liburan keluarga mereka berubah menjadi kepanikan dalam waktu yang sangat singkat. Ia menyatakan, saat mereka menuju kantor pengelola perkemahan untuk meminta bantuan, semakin banyak wisatawan yang terlihat keluar dari tenda dengan berteriak karena mengalami gigitan dan cakaran dari serigala.
Otoritas Alam dan Taman Israel menyatakan bahwa semua korban dievakuasi ke rumah sakit sebagai langkah pencegahan, mengingat tingginya risiko rabies yang dapat ditularkan oleh satwa liar di daerah tersebut. Saat ini, pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab mengapa kawanan serigala tersebut memasuki area wisata dan berinteraksi dengan manusia.