Kejam Bantai Rakyat Palestina, para Tentara Israel di Pangkalan Militer Ketakutan Minta Ampun Sama Kecoa

Momen tentara wanita Israel histeris ketakutan karena seekor kecoa viral di media sosial.

Thomas
Oleh Thomas - Reporter
Kejam Bantai Rakyat Palestina, para Tentara Israel di Pangkalan Militer Ketakutan Minta Ampun Sama Kecoa
Kejam Bantai Rakyat Palestina, para Tentara Israel di Pangkalan Militer Ketakutan Minta Ampun Sama Kecoa (Merdeka.com)

Tak tanggung-tanggung, mereka membantai puluhan ribu warga Palestina di Gaza dan melukai ribuan lainnya tanpa memandang usia dan gender.

Kekuatan militer mereka tak sepadan dengan rakyat Palestina yang tak bersalah hingga harus kehilangan nyawa mereka sia-sia.

Meski begitu, beberapa kali pasukan Israel justru memperlihatkan kelemahan mereka yang memalukan hingga viral di media sosial.

Seperti dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @aobaidaat beberapa waktu lalu.

Para tentara wanita Israel panik saat seekor kecoa tiba-tiba masuk ke barak mereka di pangkalan militer Israel.

Beberapa tentara wanita sampai berteriak histeris tatkala kecoa tiba-tiba berlari ke arah mereka hingga membuat para tentara wanita berhamburan.

Siapa sangka sosok bengis tentara Israel justru tak berdaya di hadapan seekor kecoa kecil.

Seorang tentara bahkan sampai melompat histeris sebelum tentara wanita lainnya memberanikan diri untuk membunuh kecoa tersebut.

"Seekor kecoa menyebabkan kepanikan di pangkalan militer dan menyebabkan kepanikan di kalangan tentara wanita," tulis unggahan.

Para tentara wanita Israel memang tak luput dari perhatian.

Sama seperti tentara pria, mereka juga kerap kali tertangkap kamera melakukan tindakan yang memantik beragam reaksi dari publik.

Seperti dalam video lain yang diunggah oleh @aobaidaat saat seorang tentara wanita Israel mengejek seorang pria Palestina yang menjadi korban serangan Israel.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Seorang tentara wanita Israel berdiri di depan menara Israel dan berteriak menyindir," tulis unggahan.

Tentara itu berdiri di depan menara Israel dan melakukan gerakan mengejek yang diparodikan dari teriakan minta tolong seorang warga di Gaza.

"Mereka membunuh Gaza dan mengejek tangis mereka," tambah unggahan.

Aksi ejekan para tentara Israel tersebut tentu tak pantas dan keji.

Terlebih sejak serangan pada 7 Oktober 2023 lalu, Israel telah membunuh lebih dari 38 ribu warga Gaza Palestina hingga saat ini.

Tak hanya korban jiwa, ribuan orang mengalami luka-luka dan kerugian material yang tak terhitung jumlahnya.

Dari banyaknya korban, tak sedikit berasal dari wanita dan anak-anak akibat serangan Israel.

Laporan Palestinian Central Bureau of Statistics (PCBS), Jumlah anak yang menjadi korban mencapai 15.162 dan puluhan ribu lainnya terpisah-pisah dari keluarga mereka.

Jumlah perempuan tewas dalam serangan Israel mencapai 10.018 sementara 7.000 lainnya hilang.

Rekomendasi