Misteri Hilangnya CEO Startup Christopher Farrel di Yogyakarta
Christopher Farrel Millenio Kusuma sempat dilaporkan kasus dugaan penipuan ke Polresta Sleman pada November 2024.
Seorang CEO perusahaan startup bernama Christopher Farrel Millenio Kusuma (25) dilaporkan hilang. Laporan hilangnya Farrel ini berdasarkan temuan beberapa barang miliknya di Pantai Pandan Payung, Kabupaten Bantul, DIY pada Sabtu (9/2) lalu.
Sosok Farrel ini diketahui mengembangkan startup bernama Kecilin. Farrel ini sempat menjadi pemenang Wirausaha Muda Mandiri tahun 2018 lalu.
Tahun 2017 saat masih duduk dibangku SMA, Farrel sempat diundang Google datang ke kantornya di California, AS untuk mempresentasikan algoritma core temuannya. Setelahnya kemudian Farrel diajak Google untuk bergabung dalam proyek pengembangan algoritma khusus kompresi untuk Google Photos.
Kabar Hilangnya Farrel
Hilangnya Farrel ini diketahui pertama kali saat sejumlah barang miliknya ditemukan di Pantai Pandan Payung. Barang-barang pribadi Farrel ini terbungkus kantung plastik berwarna putih. Di dalamnya ditemukan satu smartphone, sepatu hitam, jamper hitam, kaus hitam, dompet dengan identitas Farrel dan 8 lembar surat berisikan permintaan maafnya.
Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry menceritakan usai temuan benda tersebut pihak kepolisian menelusuri keberadaan Farrel dengan mendatangi rumahnya dan bertemu keluarga Farrel di Jetis, Kota Yogyakarta. Saat itu diketahui Farrel sudah hilang kontak sejak beberapa hari lalu.
"Keluarga sudah lost contact dengan Farrel sejak 4 hari sebelum ada temuan barangnya di Pantai Pandan Payung. Keluarga baru ada petunjuk keberadaan Farrel usai ditemukan barang pribadinya itu," kata Jeffry.
Surat Terakhir Christopher Farrel
Jeffry membeberkan dalam surat yang diduga ditulis Farrel ini, pada halaman terakhir berisikan permintaan untuk menghubungi ibu dan istrinya. Dalam surat itu pun diakhirnya dibubuhkan nama Ch Farrel mk.
Jeffry juga mengkonfirmasi jika sosok Farrel ini merupakan sosok yang sama dengan CEO startup yang sempat diundang Google. Berdasarkan data dan konfirmasi dari keluarga memang merupakan orang yang sama.
Dia menerangkan usai ditemukan barang milik Farrel, pihaknya bersama Polairud Polda DIY dan Sarlinmas Bantul sempat menyisir lautan dan daratan di sekitar pantai untuk mencari keberadaannya. Namun pencarian ini belum membuahkan hasil.
Terjerat Kasus Penipuan
Jeffry mengungkapkan dari penelusuran data orang hilang juga diketahui sosok Farrel ini sempat dilaporkan kasus dugaan penipuan ke Polresta Sleman pada November 2024. Farrel, disangkakan dengan dugaan pidana penipuan dengan UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP serta Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP.
"Dalam surat laporan terkait dengan penipuan investasi. Korbannya orang Sleman dengan kerugian Rp150 juta. Farrel meminjam uang untuk menyelesaikan proyek pemerintah senilai Rp13 miliar. Dia pinjam uang dengan jaminan sertifikat tanah pada terlapor," ungkap Jeffry.
Jeffry merinci dalam laporan itu, pelapor menyebut putus komunikasi dengan Farrel sejak Agustus 2024. Kemudian pada November 2024 dilaporkan ke Polresta Sleman.