Tim SAR gabungan memulai penyisiran intensif di aliran Sungai Brantas, tepatnya di Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur. Operasi ini bertujuan untuk menemukan seorang perempuan berinisial PC (26) yang dilaporkan hilang sejak Kamis (9/4) malam. Pencarian perempuan hilang ini melibatkan personel dari Pos Basarnas Trenggalek dan BPBD Tulungagung, yang langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.
Komandan Tim Pos Basarnas Trenggalek, Mohamad Jazuli Prasetya, menyatakan bahwa tim telah memulai pencarian sejak Jumat pagi, 10 April. Mereka menerapkan dua metode utama, yaitu penyisiran sungai menggunakan perahu karet dan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai. Upaya ini dilakukan untuk memastikan cakupan area pencarian yang optimal di sekitar lokasi kejadian.
Kondisi arus Sungai Brantas yang deras menjadi kendala signifikan dalam proses pencarian ini. Kedalaman sungai yang mencapai sekitar empat hingga lima meter juga menambah kompleksitas operasi. Meskipun demikian, tim SAR tetap berupaya keras untuk menemukan korban, dengan memfokuskan pencarian di titik-titik yang diduga menjadi lokasi awal korban jatuh.
Advertisement
Advertisement
Pencarian perempuan hilang di Sungai Brantas ini melibatkan pengerahan perahu karet oleh tim SAR gabungan. Perahu ini digunakan untuk menyisir aliran sungai secara cermat, sementara tim lainnya melakukan penyisiran di daratan sepanjang bantaran sungai. Metode ganda ini diharapkan dapat menjangkau area yang lebih luas dan meningkatkan peluang penemuan korban.
Mohamad Jazuli Prasetya menjelaskan bahwa kondisi Sungai Brantas saat ini cukup menantang. Arus sungai yang deras dan kedalaman antara empat hingga lima meter memerlukan kehati-hatian ekstra dari para petugas. Tantangan alam ini membuat proses pencarian menjadi lebih sulit dan membutuhkan strategi khusus.
Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, tim SAR membagi personel menjadi dua regu. Pembagian ini memungkinkan fokus yang lebih baik pada titik-titik krusial yang diduga menjadi lokasi awal hilangnya korban. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat proses penemuan di tengah kondisi sungai yang tidak menentu.
Advertisement
Advertisement
Area pencarian perempuan hilang ini direncanakan akan diperluas hingga beberapa kilometer ke arah hilir Sungai Brantas. Perluasan ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus sungai yang kuat. Tim SAR gabungan terus berkoordinasi dengan potensi SAR di wilayah sekitar untuk mendukung operasi ini.
Selain itu, petugas juga telah menjalin koordinasi dengan wilayah Kediri. Langkah ini diambil sebagai antisipasi jika korban terbawa arus hingga ke daerah lain di luar Tulungagung. Kerjasama lintas wilayah ini penting untuk memastikan tidak ada area yang terlewat dalam pencarian yang komprehensif.
Keterlibatan berbagai pihak, termasuk aparat TNI dan Polri setempat, menunjukkan keseriusan dalam penanganan kasus ini. Sinergi antarlembaga diharapkan dapat memperkuat upaya pencarian dan penanganan situasi darurat. Setiap informasi dan perkembangan terus dipantau untuk menyesuaikan strategi pencarian.
Advertisement
Advertisement
Berdasarkan informasi yang diterima, korban berinisial PC (26) dilaporkan keluar dari rumahnya pada Kamis (9/4) dan tidak kembali hingga akhirnya dinyatakan hilang. Laporan ini menjadi dasar bagi tim SAR untuk memulai operasi pencarian. Keluarga korban juga turut berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi yang relevan kepada petugas.
Di lokasi kejadian, tim SAR menemukan sebuah tas di tepi sungai yang berisi identitas korban. Penemuan tas ini menjadi petunjuk awal yang menguatkan dugaan bahwa korban mungkin berada di sekitar Sungai Brantas. Petunjuk ini sangat membantu tim dalam memfokuskan area pencarian.
Diduga, korban meninggalkan pesan perpisahan sebelum menghilang, yang mengindikasikan adanya kemungkinan korban menceburkan diri ke sungai. Informasi ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi tim SAR dalam menyusun strategi pencarian. Pihak berwenang terus mengumpulkan data dan keterangan dari berbagai sumber untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kejadian ini.
Advertisement
Sumber: AntaraNews