Hilang Tiga Hari, Pelajar SMP di Ponorogo Ditemukan Tewas di Sumur Tua
Sumur tua di sekitar permukiman warga itu diduga menjadi lokasi terakhir korban terjatuh.
Seorang pelajar SMP bernama Adi Saputra (15), warga Dukuh Gupit RT 03 RW 04, Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, setelah dinyatakan hilang sejak Jumat (7/2/2026). Tubuh remaja tersebut ditemukan di dalam sumur tua yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.
Penemuan ini mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat dan relawan selama beberapa hari terakhir. Sumur tua di sekitar permukiman warga itu diduga menjadi lokasi terakhir korban terjatuh.
Evakuasi Gunakan Teknik Vertical Rescue
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., menjelaskan bahwa tim rescue Pos SAR Trenggalek segera melakukan asesmen setibanya di lokasi untuk menentukan metode evakuasi paling aman.
“Tim SAR gabungan menggunakan peralatan vertical rescue. Satu orang rescuer diturunkan dengan teknik lowering untuk menjangkau korban secara langsung,” kata Nanang.
Setelah korban berhasil dijangkau, jenazah dipacking terlebih dahulu sebelum diangkat ke permukaan. Proses pengangkatan dilakukan secara bertahap menggunakan teknik lifting dengan sistem tali dan anchor, demi memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
Kendala Medan dan Keterlibatan Banyak Unsur
Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo, menambahkan bahwa proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala teknis. Diameter sumur yang sempit membatasi ruang gerak petugas, sementara kondisi di dalam sumur berpotensi membahayakan.
“Selain ruang yang sempit, terdapat potensi gas beracun di dalam sumur. Karena itu, rescuer yang turun dilengkapi peralatan SCBA sebagai langkah mitigasi risiko,” jelas Bayu.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Adi Saputra langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk penanganan lebih lanjut.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan tim rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Ponorogo, Polres Ponorogo, Polsek Jambon, Koramil Jambon, Puskesmas Jambon, serta sejumlah potensi SAR lainnya. Kolaborasi berbagai unsur tersebut memastikan proses evakuasi berjalan aman meski dihadapkan pada kondisi medan yang sulit.