3 Hari Hilang, Begini Kondisi Pria Paruh Baya Ditemukan di Bawah Pohon
Basarnas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia.
Setelah hilang tiga hari, pria lanjut usia inisial TH (80), ditemukan dalam keadaan selamat. Kakek itu sebelumnya tak pulang usai berhalusinasi memiliki rumah di kebun.
Korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar 1 kilometer dari kebun miliknga di Desa Kosgoro, STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Selasa (2/6). Tim menemukan korban sedang duduk di bawah pohon dengan kondisi lemas dan linglung.
"Alhamdulillah korban ditemukan dalam kondisi selamat meski tampak lemas dan linglung," ungkap Kasi Operasi Basarnas Kantor SAR Palembang Mancarah Wanto.
Mancaroh menjelaskan, tim gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, polri, dan masyarakat melakukan penyisiran menggunakan metode ESAR Hasty Search (pencarian tipe 1). Tim menelusuri setiap petunjuk yang ada hingga mengarah pada lokasi penemuan.
"Tim telah berjuang sejak kemarin dan hari ini membuahkan hasil. Kami apresiasi kerja keras tim tanpa merasa lelah," kata Mancarah.
Basarnas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga lanjut usia. Orang yang memiliki kondisi tertentu yang dapat menyebabkan disorientasi atau kebingungan saat beraktivitas di luar rumah perlu pengawasan ekstra.
"Kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarganya," kata Mancarah.
Sebelumnya, TH (80) dilaporkan hilang misterius setelah sempat berhalusinasi rumahnya berada di kebun pada 31 Desember 2026 sore. Dia sebelumnya pamit ke istrinya untuk pergi ke kebun di belakang rumahnya di Desa Kosgoro, Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumsel.
Pencarian Warga dan Tim SAR
Istrinya lantas menyusul karena hingga menjelang malam tak kunjung pulang. Namun saksi tak menemukan korban di kebunnya.
Warga kemudian kompak melakukan pencarian di sekitar kebun dan titik-titik yang diyakini keberadaan korban. Namun usaha tak berhasil sehingga dilaporkan ke SAR dan dilakukan penyisiran.
Kondisi Korban
Warga sempat melihat korban berada di seberang sungai. Namun tidak ditemukan lagi ketika didekati.
Korban diketahui sejak renta hanya berada du rumah. Belakangan dia sering berhalusinasi bahwa rumah yang ditempatinya bukan rumah miliknya dan meyakini rumahnya berada di kebun yang terletak di belakang tempat tinggalnya.