Bocah 12 Tahun Hilang Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga Bali
Korban saat itu sedang berenang di pantai bersama temannya ketika dihantam ombak besar.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian kepada korban bernama I Komang Sastra yang masih berusia 12 tahun yang terseret arus dan tenggelam di Pantai Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kabupaten Tabanan, Bali.
Korban diketahui warga Banjar Jambe Baleran, Desa Dajan Peken, Tabanan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar memberangkatkan empat personel menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, mereka segera berkoordinasi dengan unsur SAR terkait serta pihak keluarga korban guna menentukan langkah pencarian.
"Sekitar pukul 22.05 WITA, pencarian dilakukan dengan metode penyisiran ke arah barat dari titik lokasi korban tenggelam sejauh kurang lebih 1,5 kilometer," kata I Nyoman Sidakarya, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Jumat (29/5).
Berenang bersama Teman
Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi kejadian tersebut pada Kamis (28/5) kemarin pukul 20.15 WITA , dari Putu Krisna selaku personel BPBD Tabanan.
Berdasarkan informasi yang diterima, kejadian bermula pada Kamis sore sekitar pukul 15.30 WITA, saat korban bersama seorang temannya pergi ke Pantai Yeh Gangga untuk berenang.
Namun, saat sedang berenang, korban tiba-tiba dihantam ombak besar dari arah laut dan terseret arus. Teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan dengan menarik tangan korban. Akan tetapi, derasnya arus membuat usaha tersebut tidak berhasil. Demi menyelamatkan diri, teman korban kemudian berenang menuju bibir pantai dan meminta bantuan kepada warga setempat.
Operasi Pencarian Hari Ke-2
Kemudian, tim SAR segera mendatangi lokasi dan penyisiran sepanjang bibir pantai berlangsung hingga pukul 23.35 WITA.
"Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada malam hari, korban masih belum ditemukan," imbuhnya.
Kemudian, hari ini pada Jumat (29/5), upaya pencarian kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan sejak pagi.
"Hari ke dua operasi SAR kami tim SAR gabungan memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian, dengan mengerahkan SRU laut dan darat," ungkapnya.
Adapun unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebanyak 4 personel, Samapta Polres Tabanan 6 personel, Polair Polres Tabanan 8 personel, Polsek Kota Tabanan 6 personel, Babinsa Sudimara 1 personel, BPBD Tabanan 10 personel, Camat Tabanan 3 personel, PMI Tabanan 3 personel, serta keluarga dan masyarakat setempat.