Komitmen BRI Life Hadirkan Inovasi Sesuai Kebutuhan dan Preferensi Nasabah
Perusahaan menegaskan komitmen dalam menjaga ketahanan finansial (financial resilience) yang kuat, guna memastikan perlindungan jangka panjang.
Asuransi BRI Life (BRI Life) terus menghadirkan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi nasabah. Selain itu, perusahaan menegaskan komitmen dalam menjaga ketahanan finansial (financial resilience) yang kuat, guna memastikan perlindungan jangka panjang bagi pemegang polis.
Direktur Keuangan BRI Life Lim Chet Ming mengatakan, melalui penguatan modal yang kokoh dan perluasan ekosistem proteksi digital yang terintegrasi dengan induk usaha, Bank BRI, pihaknya optimistis BRI Life akan terus melangkah maju.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan produk asuransi kesehatan maupun jiwa yang relevan, transparan, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia," kata Chet Ming.
Upaya yang dilakukan perusahaan pun membuahkan hasil, di mana BRI Life menyabet penghargaan The 2nd Best Life Insurance 2026 – Own Capital Above IDR 5 Trillion & The 3rd Best Health Insurance 2026 – Own Capital Above IDR 5 Trillion.
"Ini menunjukkan kekuatan kinerja perusahaan, tata kelola yang baik dan kemampuan menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan, serta pelayanan asuransi jiwa serta kesehatan yang terpercaya bagi masyarakat dan nasabah," katanya
Perusahaan juga menyabet The 3rd Highest Digital Index Health Insurance 2026, mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam mengembangkan layanan digital yang mendukung kemudahan akses produk dan layanan kesehatan bagi nasabah.
"Ini menjadi bukti nyata atas konsistensi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat, kekuatan permodalan, serta keberhasilan transformasi digital yang berfokus pada kebutuhan dan kepercayaan nasabah," katanya.
Pembayaran Klaim
PT Asuransi Jiwa BRI Life mencatat telah melakukan pembayaran total klaim dan manfaat mencapai Rp1,17 triliun di kuartal I-2026. Capaian ini menurun 2,4 persen secara year-on-year (yoy) atau dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp1,20 triliun.
Direktur Operasional BRI Life, Andrew Bain menyampaikan bahwa, penurunan nilai klaim dan manfaat ini merupakan sinyal positif terhadap kesehatan bisnis perusahaan. Hal ini juga mencerminkan keberhasilan BRI Life dalam pengelolaan seleksi risiko yang lebih ketat dan efektif, serta senantiasa menjaga kualitas portofolio nasabah yang lebih sehat sepanjang periode berjalan.
"Kami terus memperkuat tata kelola risiko dan seleksi portofolio agar pembayaran klaim tetap optimal tanpa mengorbankan pelayanan. Rasio klaim dan manfaat di kuartal I tahun 2026 yang terjaga dan lebih rendah dibandingkan industri asuransi jiwa Indonesia, adalah cerminan kesehatan portofolio dan kepercayaan nasabah," papar Andrew di Jakarta, Kamis (7/5).