Duel Maut di Ogan Ilir Gara-Gara Utang Rp100.000, 1 Orang Tewas
Peristiwa itu bermula saat korban, AN (26) bertandang ke rumah keluarganya di Desa Penyandingan, Minggu (1/6) malam.
Duel maut terjadi di Desa Penyandingan, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Seorang tewas di tempat dan satu lagi dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Peristiwa itu bermula saat korban, AN (26) bertandang ke rumah keluarganya di Desa Penyandingan, Minggu (1/6) malam. Kedatangan korban dimanfaatkan pelaku, WA (50), untuk menagih utang.
Saat ditagih, korban menyebut utangnya kepada pelaku hanya Rp50.000, bukan Rp100.000 seperti yang diminta pelaku. Keduanya pun terlibat ketegangan.
Keributan mereka dapat dilerai saksi yang kebetulan datang ke lokasi. Korban dan pelaku lantas pulang ke rumah masing-masing hingga pertengkaran dapat dicegah.
Selang beberapa jam, pelaku justru mendatangi korban di kampung sebelah. Keduanya pun terlibat perkelahian yang sama-sama menggunakan senjata tajam.
AN tewas di tempat dengan luka tusuk di dada dan bahu kanan. Sementara lawannya, WA dilarikan ke rumah sakit di Palembang akibat luka tusuk di ulu hati dan bawah ketiak.
"Korban tewas dan satu lainnya masih kritis setelah terlibat duel diduga masalah utang piutang," ungkap Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo, Senin (1/6).
Barang Bukti Disita
Bagus menyebut penyidik telah melakukan olah TKP dan memeriksa alat bukti serta pemeriksaan saksi-saksi. Sedangkan korban WA dilakukan pengamanan selama perawatan di rumah sakit.
"WA mengalami luka berat dan dirujuk ke Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif," kata Bagus.
Imbau Kedua Pihak Jaga Situasi
Bagus mengimbau keluarga kedua belah pihak dan masyarakat sekitar agar tetap menjaga situasi keamanan serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Dia meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian.
"Kami minta masyarakat untuk tetap tenang dan hindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi maupun memicu aksi balas dendam," kata Bagus.