Mentan Amran Lapor Presiden Mau Hajar Mafia Pangan, Begini Reaksi Prabowo yang Bikin Kagum
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto untuk sikat mafia dan koruptor di sektor pangan.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan, instruksi tegas Presiden Prabowo Subianto untuk sikat mafia dan koruptor di sektor pangan.
Mulanya, dia bercerita banyak mafia yang tersebar di sektor pangan, terbaru ada 27 perusahaan pupuk dan lima diantaranya perusahaan pupuk palsu. Selain pupuk, terjadi juga permasalahan di minyak kita.
Sehingga, tanpa pikir panjang dia pun mengambil langka tegas dan sudah ada 20 orang tersangka.
"Baru-baru ini ada 27 perusahaan, lima perusahaan pupuk palsu. Tiga sudah tersangka ini tersangka semua dari sini ada dua atau tiga tersangka jadi sudah enam (tersangka). Kemudian ada minyaKita dan sebagainya pupuk palsu semua gabungan sudah ada 20 tersangka ini baru 100 hari (kerja pemerintahan Prabowo)," kata Amran, saat podcast bersama merdeka.com, Jumat (11/4).
Perintah Tegas Prabowo
Dia menyebut, tindakan tegas yang dia ambil lantaran perintah dari Prabowo untuk menyikat semua mafia dan korupsi.
"Yang hebat bapak Presiden, beliau yang perintahkan, aku jalankan saja. Yang hebat pak Prabowo beliau luar biasa jelas perintah berantas mafia, koruptor selesai. Singkat, padat, jelas laksanakan sudah kami cuma laksanakan menyalurkan saja itu," ujar dia.
Bahkan, saat melaporkan adanya perusahaan pupuk nakal tanpa pikir panjang Prabowo meminta Amran untuk segera membereskan persoalan tersebut tanpa mempertimbangkan hal lain.
"Kami laporkan pak izin ini ada 27 mafia pupuk gimana Pak? di rem, di gas? Beliau gas saja enggak ada beban beliau, enggak ada pertimbangan, enggak ada mikir beliau langsung gas lanjutkan, oh siap bapak Presiden sudah selesai jadi kami menindaklanjuti perintah beliau melaporkan selesai," imbuh Amran.